A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Helikopter BK117-D3 Diduga Jatuh di Sekitar Air Terjun Mandin Damar - Ntvnews.id

Helikopter BK117-D3 Diduga Jatuh di Sekitar Air Terjun Mandin Damar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Sep 2025, 17:53
thumbnail-author
Satria Angkasa
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Personel gabungan melakukan persiapan untuk pencarian helikopter yang hilang kontak saat memasuki kawasan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin 1 September 2025. ANTARA/HO-SAR Batulicin Personel gabungan melakukan persiapan untuk pencarian helikopter yang hilang kontak saat memasuki kawasan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin 1 September 2025. ANTARA/HO-SAR Batulicin (Antara)

Ntvnews.id, Banjarmasin - Helikopter tipe BK117 D3 milik Estindo Air, yang terbang dari Kotabaru (Kalimantan Selatan) menuju Palangka Raya (Kalimantan Tengah), diduga mengalami kecelakaan di kawasan Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu.

"Kontak terakhir posisi empat kilometer di sekitaran Air Terjun Mandin Damar pada 3° 6'54.58"S 115°41'21.62"E atau jarak tempuh 71,5 kilometer dengan waktu tempuh tujuh jam dari Unit Siaga SAR," jelas Kepala Siaga SAR Batulicin, Abdul Aziz, di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel, Senin, 1 September 2025.

Menurut Aziz, helikopter tersebut berangkat dari Bandara Syamsir Alam, Kabupaten Kotabaru, pada pukul 08.46 WITA, dengan perkiraan tiba di Bandara Palangka Raya sekitar pukul 10.15 WITA.

Namun, kontak terakhir tercatat pada pukul 08.54 WITA, sebelum helikopter tidak lagi bisa dihubungi oleh AirNav dari Kotabaru, Banjarmasin, Balikpapan, maupun Palangka Raya. Laporan resmi hilang kontak kemudian diterima pada pukul 12.02 WITA.

Baca Juga: Imbas Demo, Pemerintah Siapkan Pengaturan Rekayasa Lalu Lintas Masuk Jakarta

"Tim gabungan dari anggota SAR Kansar Banjarmasin, Pos SAR Kotabaru, Tim Rescue Unit Siaga SAR Batulicin, dan Brimob Tanah Bumbu, kini melakukan pencarian sekitaran Air Terjun Mandin Damar Mentewe," ujar Aziz.

Saat ini, Basarnas Banjarmasin telah menjalin koordinasi dengan sejumlah pihak, antara lain Danlanud Syamsudin Noor, BPBD Provinsi, manajemen Estindo Air, Kapolda Kalteng, serta Direktur Polair Polda Kalteng.

Untuk mempercepat pencarian, unsur udara juga dilibatkan.

"Unsur udara yang dikerahkan yakni satu helikopter milik Direktorat Polairud Polda Kalteng serta satu unit pesawat BNPB dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Kota Banjarbaru," kata Aziz.

Ia menambahkan, helikopter tersebut mengangkut delapan orang, terdiri dari satu pilot, satu engineer, dan enam penumpang. Adapun identitasnya yakni Capt. Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, serta Iboy Irfan Rosa.

(Sumber: Antara)

TERKINI

Lagi-lagi Israel Gempur Ibu Kota Lebanon

Luar Negeri Minggu, 5 Apr 2026 | 08:25 WIB

Kereta Anjlok di Rusia, 24 Penumpang Termasuk Anak-anak Terluka

Luar Negeri Minggu, 5 Apr 2026 | 08:19 WIB

Harga BBM di AS Terus Naik, Warga Mulai Kecewa

Luar Negeri Minggu, 5 Apr 2026 | 08:05 WIB

Aksi Penyerangan di Taman Kanak-kanak, 4 Siswa Tewas

Luar Negeri Minggu, 5 Apr 2026 | 07:40 WIB

Panglima Perintahkan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

Luar Negeri Minggu, 5 Apr 2026 | 07:12 WIB

Macron Sindir Pernyataan Trump

Luar Negeri Minggu, 5 Apr 2026 | 07:00 WIB

Menhan AS Desak Kepala Staf Angkatan Darat Mundur

Luar Negeri Minggu, 5 Apr 2026 | 06:44 WIB

Putin dan Erdogan Serukan Gencatan Senjata Segera di Timur Tengah

Luar Negeri Minggu, 5 Apr 2026 | 06:27 WIB

Harga BBM Naik Tajam, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum

Luar Negeri Minggu, 5 Apr 2026 | 06:10 WIB
Load More
x|close