Panglima Perintahkan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2026, 07:12
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Panglima Perintahkan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker Panglima Perintahkan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Panglima Tentara Nasional Indonesia, Agus Subiyanto, menginstruksikan peningkatan pengamanan internal bagi seluruh prajurit yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan.

Instruksi tersebut dikeluarkan menyusul meningkatnya eskalasi militer di wilayah penugasan yang dinilai semakin tidak kondusif.

Dalam komunikasi daring yang diunggah melalui akun media sosial resminya, Panglima TNI menekankan pentingnya menjaga moril serta keselamatan personel di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.

Jenderal Agus meminta prajurit untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan lebih mengutamakan perlindungan di fasilitas bunker.

“Tetap laksanakan pengamanan intern, ya, masuk ke bunker-bunker. Tidak ada lagi kegiatan keluar dan jaga moril prajurit supaya tetap semangat,” tegas Jenderal Agus Subiyanto saat berbicara langsung dengan Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL, sebagaimana dikutip dari akun Instagram resminya, Jumat 3 April 2026.

Baca Juga: Menlu: Negara Berduka, Tiga Kusuma Bangsa Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

Menanggapi arahan tersebut, Komandan Satgas Yonmek XXIII-S memastikan seluruh personel dalam kondisi siaga penuh dan akan menjalankan protokol keamanan yang telah ditetapkan.

“Siap kami laksanakan, Panglima. Terima kasih atas arahannya,” ujarnya.

Duka Mendalam di Sektor Timur

Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia <b>(YouTube Sekretariat Presiden)</b> Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia (YouTube Sekretariat Presiden)

Ketegangan di Lebanon Selatan dalam beberapa waktu terakhir membawa dampak serius bagi kontingen Indonesia. Tercatat delapan prajurit TNI menjadi korban dalam berbagai insiden, dengan tiga di antaranya gugur saat menjalankan tugas.

Insiden terbaru terjadi saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve melakukan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit.

Ledakan yang menghantam kendaraan taktis dalam perjalanan dari UNP 7-2 menuju UNP 7-1 menyebabkan gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

Dua prajurit lainnya, Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto, mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit St. George.

Peristiwa ini terjadi setelah insiden sebelumnya yang menewaskan Praka Farizal Rhomadhon serta melukai tiga prajurit lainnya pada akhir Maret lalu.

 

x|close