Ntvnews.id, Washington D.C -
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, meminta Kepala Staf Angkatan Darat AS, Randy George, untuk segera mengundurkan diri atau pensiun. Hal tersebut diungkap oleh seorang pejabat di Pentagon.
Dilansir CNN, Minggu, 5 April 2026, juru bicara utama Pentagon, Sean Parnell, mengonfirmasi bahwa George telah mengundurkan diri pada Kamis melalui pernyataan di media sosial X.
"Jenderal Randy A. George akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41 yang berlaku segera. Departemen Perang berterima kasih atas pengabdian Jenderal George selama puluhan tahun kepada bangsa kita."
Laporan mengenai pencopotan tersebut pertama kali disampaikan oleh CBS News, yang kemudian dikonfirmasi oleh pejabat Departemen Pertahanan.
Baca Juga: Menlu: Negara Berduka, Tiga Kusuma Bangsa Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
Langkah Hegseth ini terjadi sehari setelah pidato Presiden Donald Trump terkait konflik dengan Iran, di mana ia memberi sinyal peningkatan intensitas serangan, meski sebelumnya sempat mengisyaratkan kemungkinan mengakhiri perang dalam waktu dua hingga tiga minggu.
Sebagai Kepala Staf Angkatan Darat, George diketahui bekerja erat dengan Sekretaris Angkatan Darat, Dan Driscoll, yang dianggap memiliki kedekatan dengan Gedung Putih. Hegseth sendiri dilaporkan telah mencopot sejumlah perwira militer senior selama masa jabatannya.
George merupakan perwira infanteri karier yang lulus dari Akademi Militer AS di West Point pada 1988. Ia menjabat sebagai kepala staf sejak September 2023, setelah sebelumnya memimpin I Corps di Joint Base Lewis-McChord serta menjadi asisten militer senior untuk Menteri Pertahanan Lloyd Austin.
Terkait penggantinya, muncul spekulasi di kalangan militer bahwa Chris LaNeve akan mengisi posisi tersebut. Hegseth telah menunjuk LaNeve sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, dan ia berpeluang menjadi pelaksana tugas jika George resmi pensiun.
Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu Ajansi/pri. (Antara)
Sebelumnya, LaNeve diketahui pernah menjabat sebagai komandan Angkatan Darat ke-8 di Korea Selatan dan sempat memimpin Divisi Lintas Udara ke-82 di Fort Bragg, North Carolina.
Nama LaNeve juga sempat menarik perhatian Presiden Trump saat pelantikannya, ketika ia menyampaikan ucapan melalui sambungan video dari Korea Selatan.
"Pak, atas nama pria dan wanita pemberani yang bertugas di bawah komando saya dan ribuan anggota layanan yang berdedikasi yang merupakan bagian dari tim gabungan di Korea, selamat atas kemenangan Anda sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47," kata LaNeve.
"Selamat datang kembali, Pak Presiden."
Trump pun memuji LaNeve dalam kesempatan tersebut.
"Apakah pria ini terlihat seperti tokoh film (central casting) atau bagaimana?"
"Mereka tidak akan main-main dengan Anda. Itu bagus," tambah Trump.
"Saya senang melihat itu. Tidak ada yang berani main-main dengan pria itu."
Logo Pentagon, markas pertahanan Amerika Serikat ((Antara))