Masalah Teknis, Pesawat Tujuan Dubai Putar Balik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jan 2026, 07:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pesawat Emirates Pesawat Emirates (Instagram @emirates)

Ntvnews.id, London - Sebuah pesawat berbadan lebar milik maskapai Emirates yang lepas landas dari Bandara Heathrow, London, menuju Dubai terpaksa kembali ke bandara asal setelah mengalami kendala teknis. Insiden ini sempat membuat penumpang khawatir, meski pesawat akhirnya mendarat dengan aman.

Dilansir dari Mirror, Senin, 5 Januari 2026, pesawat Emirates jenis Airbus A380 tersebut berangkat dari Bandara Heathrow pada Rab, 31 Desember 2025 pukul 14.32 waktu setempat. Tak lama setelah mengudara, pesawat harus berbalik arah lantaran mengalami gangguan pada sistem roda pendaratan.

Pilot memutuskan kembali ke Heathrow, namun pesawat terlebih dahulu berputar-putar di udara selama sekitar dua jam pada ketinggian 10.000 kaki untuk mengurangi kelebihan bahan bakar.

Pesawat akhirnya mendarat dengan selamat pada pukul 16.28. Sejumlah layanan darurat telah bersiaga di landasan, sementara para penumpang kemudian diturunkan dan diaturkan penerbangan pengganti.

Baca Juga: AS Kerahkan 150 Pesawat dari 20 Pangkalan untuk Operasi Penangkapan Maduro

Menanggapi kejadian tersebut, juru bicara Emirates menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Ia menegaskan keselamatan menjadi pertimbangan utama, sehingga pilot memilih kembali ke bandara.

"Penerbangan Emirates EK002 berangkat dari London Heathrow (LHR) menuju Dubai pada 31 Desember 2025 setelah pukul 13:40 GMT sesuai jadwal, tetapi kembali ke LHR tak lama setelah lepas landas karena kerusakan teknis," kata jubir Emirates.

"Penerbangan mendarat kembali di LHR dan penumpang serta awak pesawat turun dengan selamat. Semua penumpang akan dipesankan ulang untuk berangkat dengan penerbangan Emirates mendatang dari LHR. Emirates meminta maaf atas ketidaknyamanan ini tetapi keselamatan penumpang dan awak kami adalah yang terpenting dan tidak akan dikompromikan," tambahnya.

x|close