A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

PM Malaysia Anwar Ibrahim Nilai Penangkapan Maduro oleh AS Langgar Hukum Internasional - Ntvnews.id

PM Malaysia Anwar Ibrahim Nilai Penangkapan Maduro oleh AS Langgar Hukum Internasional

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Jan 2026, 05:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan perombakan kabinet di Malaysia, Selasa, 16 Desember 2025. (ANTARA/HO-Kantor Perdana Menteri Malaysia) Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan perombakan kabinet di Malaysia, Selasa, 16 Desember 2025. (ANTARA/HO-Kantor Perdana Menteri Malaysia) (Antara)

Ntvnews.id, Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan keprihatinannya atas langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang melancarkan operasi militer hingga menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Anwar menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional serta mencederai kedaulatan sebuah negara.

"Tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan merupakan penggunaan kekuatan yang melanggar hukum terhadap negara berdaulat," tulis Anwar.

Anwar juga mendesak agar Maduro dan istrinya, yang turut ditangkap dalam operasi tersebut, segera dibebaskan. Ia menilai langkah Amerika Serikat berpotensi menjadi preseden berbahaya karena dapat mengaburkan batas penggunaan kekuasaan antarnegara serta melemahkan kerangka hukum yang menjadi fondasi tatanan internasional.

Baca Juga: Terbelahnya Warga Venezuela Usai Penangkapan Maduro oleh AS

"Apa pun alasannya, pemecatan paksa kepala pemerintahan yang sedang menjabat melalui tindakan eksternal menciptakan preseden yang berbahaya," katanya.

Menurut Anwar, rakyat Venezuela memiliki hak penuh untuk menentukan sendiri masa depan politik mereka. Ia menekankan bahwa dalam banyak pengalaman sejarah, perubahan kepemimpinan akibat campur tangan kekuatan eksternal justru lebih banyak membawa dampak negatif dibandingkan manfaat.

Trump mengatakan dirinya berencana mengizinkan raksasa-raksasa minyak AS untuk mengambil alih dan berinvestasi dalam infrastruktur energi Venezuela dan  <b>(Antara)</b> Trump mengatakan dirinya berencana mengizinkan raksasa-raksasa minyak AS untuk mengambil alih dan berinvestasi dalam infrastruktur energi Venezuela dan (Antara)

"Malaysia menganggap penghormatan terhadap hukum internasional dan kedaulatan sebagai hal yang terpenting untuk hubungan damai antar negara," kata Anwar.

"Keterlibatan konstruktif, dialog, dan de-eskalasi tetap menjadi jalan yang paling kredibel menuju hasil yang melindungi warga sipil dan memungkinkan warga Venezuela untuk mengejar aspirasi sah mereka tanpa bahaya lebih lanjut," imbuhnya.

Baca Juga: Wapres Venezuela Tegaskan Siap Pertahankan Negara dan Sumber Daya Alam Usai Serangan AS

Sebagaimana diketahui, Maduro dan istrinya ditangkap oleh pasukan khusus Amerika Serikat dalam sebuah operasi sebelum fajar pada Sabtu, 3 Januari 2025. Aksi tersebut juga disertai serangan udara ke sejumlah titik di dalam dan sekitar Caracas, ibu kota Venezuela.

Usai ditangkap dan dibawa ke Amerika Serikat, Maduro dan istrinya diterbangkan dengan helikopter menuju New York. Di sana, keduanya dijadwalkan menghadapi dakwaan terkait perdagangan narkoba dan senjata.

x|close