A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Dentuman dan Kilatan Cahaya di Cianjur Diduga Fenomena Atmosfer dan Geofisika - Ntvnews.id

Dentuman dan Kilatan Cahaya di Cianjur Diduga Fenomena Atmosfer dan Geofisika

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jan 2026, 21:30
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kilatan cahaya kemerahan terekam dari CCTV rumah warga di Kecataman Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, setelah terdengar suara dentuman cukup keras pada Senin malam.ANTARA/Ahmad Fikri. Kilatan cahaya kemerahan terekam dari CCTV rumah warga di Kecataman Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, setelah terdengar suara dentuman cukup keras pada Senin malam.ANTARA/Ahmad Fikri. (Antara)

Ntvnews.id, Cianjur - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat dentuman keras dan kilatan cahaya kemerahan yang terjadi di wilayah utara Cianjur, Jawa Barat, terkait fenomena atmosfer dan geofisika, meski pemicu pastinya belum diketahui.

Penyelidik Bumi Utama PVMBG, Supartoyo, mengatakan kepada wartawan Selasa, 6 Januari 2026, bahwa dentuman dan kilatan cahaya yang sempat dilihat dan dirasakan masyarakat di sejumlah kecamatan di utara Cianjur diduga dipicu fenomena energi elektromagnetik.

"Kami masih mendalami penyebab terjadinya fenomena energi tersebut termasuk pemicunya karena tidak ada aktivitas kegempaan yang biasanya menjadi pemicu terjadinya fenomena alam tersebut," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suara dentuman dan kilatan cahaya yang terlihat warga di Kecamatan Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi diduga akibat aktivitas manusia. Kepala BMKG Jawa Barat, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa saat peristiwa tersebut terjadi, tidak terdeteksi aktivitas gempa atau petir di wilayah Cianjur berdasarkan data dari BMKG Bandung.

Baca Juga: Heboh Suara Dentuman Disertai Cahaya Merah di Langit Puncak Cianjur, Warga Panik

"Petugas dan alat yang terpasang di BMKG Bandung tidak menunjukkan adanya aktivitas kegempaan dan badai petir di wilayah Cianjur, sehingga kami menduga aktivitas tersebut buatan manusia," kata Teguh.

Kepala BPBD Cianjur, Iwan Karyadi, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik dengan kejadian pada Senin malam, 5 Januari 2026, karena pihaknya masih menelusuri penyebab pasti dentuman dan kilatan cahaya tersebut.

"Kami masih mencari informasi pastinya sehingga warga jangan panik namun tetap waspada. Kami sudah melakukan koordinasi dengan PVMBG dan BMKG mengenai penyebab suara dentuman dan kilatan cahaya yang terjadi malam itu," ujarnya.

Baca Juga: Fenomena Langit di Cirebon, BRIN Jelaskan Asal Dentuman dan Cahaya Misterius

Warga di Kecamatan Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi melaporkan mendengar suara dentuman sekitar pukul 22.15 WIB, yang membuat mereka berhamburan keluar rumah. Tidak lama kemudian, terlihat kilatan cahaya kemerahan di langit, sehingga warga memilih tetap berada di luar rumah hingga menjelang tengah malam.

"Suaranya bergemuruh disertai dentuman cukup kencang, sehingga kami berlarian keluar rumah, dalam hitungan detik diikuti kilatan cahaya kemerahan di langit, selang setengah jam kami baru masuk ke dalam," kata Dede Sandi, warga Kecamatan Cipanas.

(Sumber: Antara) 

HIGHLIGHT

x|close