Kasus 3 Orang Tewas di Warakas, Polisi Masih Tunggu Hasil Labfor

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jan 2026, 23:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Reonald Simanjuntak saat ditemui di Delta Mas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis, 8 Januari 2026. ANTARA/Ilham Kausar Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Reonald Simanjuntak saat ditemui di Delta Mas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis, 8 Januari 2026. ANTARA/Ilham Kausar (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya masih menunggu hasil laboratorium forensik (labfor) dalam penyelidikan kasus tewasnya tiga orang di sebuah kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat, 2 Januari 2026.

"Hasil labfor itu membutuhkan waktu karena tidak sebentar untuk membuktikan bahwa kandungan yang ada dalam cairan dari sampel yang diambil dari tubuh korban, nanti disesuaikan dengan barang bukti yang ada di TKP," kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Reonald Simanjuntak, saat ditemui di Delta Mas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis, 8 Januari 2026.

Menurut Reonald, penyelidik tidak ingin terburu-buru agar hasil laboratorium tidak keliru. Hasil labfor biasanya baru bisa diketahui lebih dari dua minggu, tergantung tingkat kesulitan pengujian terhadap barang bukti yang ditemukan.

Baca Juga: Korban Selamat di Kasus Warakas Mulai Pulih, Polisi Terus Dalami Penyebab

"Terkait adanya dugaan pidana, kita tidak bisa menduga-duga karena kita harus berdasarkan fakta," kata Reonald.

Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa 10 saksi terkait peristiwa yang menewaskan tiga orang, yaitu seorang ibu dan dua anaknya, serta seorang anak lain yang ditemukan dalam kondisi kritis, di kontrakan tersebut pada Jumat, 2 Januari 2026.

“Total 10 saksi yang sudah diperiksa dalam kasus ini. Kami masih memperbanyak pemeriksaan saksi,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, di Jakarta, Senin, 5 Januari 2026.

Baca Juga: Kasus Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Periksa 10 Saksi

Saksi yang diperiksa termasuk anak korban yang baru pulang bekerja dan anak yang sempat kritis serta dirawat di RSUD Koja.

“Selain itu, mereka yang ada di sekitar lokasi kejadian seperti tetangga korban dan lainnya,” ujar Onkoseno.

Pihak kepolisian juga masih menunggu pemeriksaan forensik yang dilakukan RS Polri Kramat Jati, termasuk pemeriksaan penyebab kematian korban dan sejumlah sampel makanan serta minuman yang ada di lokasi kejadian.

“Kami masih menunggu,” kata Onkoseno.

(Sumber: Antara) 

x|close