Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut bahwa sekitar 70 persen masyarakat global, termasuk Indonesia, akan tinggal dan bekerja di kota-kota besar.
Pernyataan tersebut disampaikan AHY dalam Rapat Koordinasi Ruang Terbuka Hijau yang digelar di Tebet Eco Park, Jakarta Selatan, Jumat, 13 Februari 2026.
"Kita melihat sebuah tren yang juga menjadi tren dunia, semakin banyak yang akan bergerak untuk hidup, tinggal, bekerja di kota. Urbanisasi akan terus mengalir, bahkan diprediksi 70% masyarakat akan tinggal di kota-kota besar," ucapnya.
Urbanisasi merupakan realitas yang tidak bisa dicegah begitu saja. Pergerakan penduduk menuju kawasan perkotaan membawa konsekuensi serius terhadap lingkungan hidup, mulai dari peningkatan emisi karbon, berkurangnya lahan hijau, hingga tekanan terhadap kualitas udara dan sumber daya air.
Sementara itu, AHY juga mendorong penguatan ruang terbuka hijau (RTH) dan ruang terbuka biru (RTB) di kawasan perkotaan. AHY menekankan pentingnya pencapaian target 30 persen ruang terbuka hijau dan biru sebagaimana diamanatkan dalam regulasi.
AHY (NTVNews.id/Adiansyah)
Baca Juga: AHY Harap Galang RTHB Bisa Membantu Mitigasi Bencana Alam
Ruang terbuka hijau dan biru dinilai memiliki peran fundamental dalam menciptakan kota yang sehat, bersih (resik), dan indah. Selain itu, keberadaan ruang publik yang memadai juga mendukung produktivitas serta kreativitas masyarakat urban.
Di tengah meningkatnya produksi emisi karbon, AHY menegaskan perlunya langkah konkret untuk menekan laju emisi melalui dekarbonisasi. Salah satu upaya strategis adalah memperluas dan mengoptimalkan ruang terbuka hijau di kota-kota besar.
Pengembangan taman kota, hutan kota, serta kawasan resapan air diyakini mampu berkontribusi signifikan dalam mendukung target net zero emission Indonesia. Upaya ini juga sejalan dengan komitmen global dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
"Di tengah-tengah produksi emisi karbon yang terus terjadi, kita harus mengurangi, melakukan dekarbonisasi, dan semakin mengembangkan ruang-ruang terbuka hijau seperti ini yang mudah-mudahan akan berkontribusi signifikan terhadap upaya kita menuju net zero emission," ujar AHY.
AHY (NTVNews.id/Adiansyah)