Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang beredar di platform X menarasikan bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melarang kebijakan sertifikasi halal di Indonesia dan meminta pemerintah untuk mencabut aturan tersebut.
Unggahan itu juga menyebut sertifikasi halal dianggap menghambat masuknya produk Amerika Serikat ke pasar Indonesia serta mempersulit proses perizinan perdagangan.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“TRUMP SEMAKIN KURANG AJAR MEMINTA AGAR INDONESIA MENCABUT LARANGAN SERTIFICATE HALAL 'jebakan” sdh mulai terlihat'
TRUMP DIKLAIM MINTA RI CABUT SERTIFIKAT HALAL”
Baca Juga: Italia Tolak Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Apa Alasannya?
Unggahan yang menarasikan Trump larang sertifikasi halal Indonesia. Faktanya, Kepala BPJPH menegaskan informasi tersebut merupakan hoaks. (X) (Antara)
Baca Juga: Trump Tegaskan Tolak Aneksasi Tepi Barat oleh Israel
Namun demikian, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak berdasar.
Tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump maupun laporan media kredibel yang menyebut ia meminta Indonesia mencabut sertifikasi halal.
Video yang beredar diketahui identik dengan rekaman kunjungan Trump ke Machine Shed Restaurant di Urbandale, Iowa, pada akhir Januari. Rekaman tersebut diunggah kanal YouTube The White House pada 28 Januari 2026 berjudul “President Trump Visits the Machine Shed Restaurant”.
Dalam tayangan itu, Trump hanya melakukan kunjungan ke restoran sebelum menyampaikan pidato di Horizon Events Center di Clive. Tidak terdapat pembahasan mengenai Indonesia maupun kebijakan sertifikasi halal.
Selain itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan menegaskan kabar tersebut adalah hoaks.
“Saya katakan itu hoaks, karena konferensi pers yang dilakukan USTR dan USDA menyatakan mereka menyetujui dan mengikuti peraturan yang dikeluarkan BPJPH resmi,” ujarnya.
Dengan demikian, narasi yang menyebut Donald Trump melarang sertifikasi halal di Indonesia merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
(Sumber: Antara)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara tahunan World Economic Forum di Davos, Swis, pada 21 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Lian Yi) (Antara)