Ntvnews.id, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengumumkan hasil pengawasan kosmetik berbahaya untuk periode Oktober hingga Desember 2025. Dalam rilis resminya, BPOM menemukan 26 produk kosmetik yang terbukti mengandung bahan berbahaya dan/atau bahan yang dilarang digunakan dalam kosmetik.
Dari keseluruhan temuan tersebut, 15 produk merupakan kosmetik tanpa izin edar (TIE), 10 produk diproduksi melalui skema kontrak produksi, serta 1 produk tercatat sebagai kosmetik impor. Salah satu produk yang masuk dalam daftar temuan BPOM adalah Daviena Skincare Intensive Night Cream with AHA.
Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti pada penemuan produk semata, tetapi juga mencakup penelusuran menyeluruh terhadap jalur produksi dan distribusi.
Baca Juga: Geger! BPOM Cabut Izin Edar Produk Skincare Diduga Milik Doktif
"BPOM juga melakukan penelusuran lanjutan terhadap rantai produksi dan distribusi. Apabila ditemukan unsur pidana, kasusnya akan ditindaklanjuti oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPOM melalui proses pro-justitia," tegas Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam keterangannya, Kamis (16/1/2025).
BPOM mengungkapkan, bahan berbahaya yang ditemukan dalam 26 produk tersebut meliputi asam retinoat, mometason furoat, hidrokinon, deksametason, merkuri, dan klindamisin. Paparan bahan-bahan ini berpotensi menimbulkan berbagai risiko kesehatan, mulai dari iritasi kulit, gangguan hormon, kerusakan ginjal, hingga risiko terhadap janin pada ibu hamil.
Menurut Taruna, temuan tersebut merupakan hasil dari pengawasan rutin dan berkelanjutan yang dilakukan BPOM secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Atas pelanggaran yang ditemukan, BPOM telah menjatuhkan sanksi administratif berupa pencabutan izin edar, pencabutan sertifikat Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB), serta penghentian sementara kegiatan produksi dan distribusi.
"BPOM tidak akan memberi ruang bagi pelaku usaha yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan kosmetik berbahaya. Jika ditemukan unsur pidana, akan ditindaklanjuti melalui proses hukum," lanjut Taruna.
Selain penindakan terhadap pelaku usaha, BPOM juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam memilih produk kosmetik dengan selalu memeriksa kemasan, label, izin edar, serta masa kedaluwarsa sebelum digunakan.
Berikut daftar 26 kosmetik berbahaya temuan BPOM Triwulan IV 2025, termasuk produk milik Daviena:
- Daviena Skincare Intensive Night Cream with AHA – Deksametason (izin edar dibatalkan)
- DRW Skincare Dermabright – Asam retinoat & mometason furoat
- DRW Skincare Radiant Acne Brightening – Klindamisin
- DRW Skincare Radiant Brightening – Asam retinoat & mometason furoat
- DRW Skincare Radiant Glow – Asam retinoat & mometason furoat
- ERME Acne Night Cream – Asam retinoat
- ERME Melasma Cream – Asam retinoat dan hidrokinon
- ERME Night Cream Step I – Asam retinoat, mometason furoat dan hidrokinon
- ERME Night Cream Step II – Asam retinoat, mometason furoat dan hidrokinon
- ERME Night Cream Step III – Asam retinoat, mometason furoat dan hidrokinon
- ERME Night Cream Step IV – Asam retinoat, mometason furoat dan hidrokinon
- ERME Night Gel Glowing Booster I – Asam retinoat dan hidrokinon
- ERME Night Gel Glowing Booster II – Asam retinoat dan hidrokinon
- ERME Night Gel Glowing Booster III – Asam retinoat dan hidrokinon
- ERME Scar Solution – Asam retinoat
- Gold Robelline Night Cream – Merkuri
- Jameela Skincare Glowing Night Cream – Asam retinoat dan hidrokinon
- Krim Beretiket Biru Night Luxury Whitening – Asam retinoat dan hidrokinon
- Maxie Beautiful Night Cream – Asam retinoat, mometason furoat dan hidrokinon
- Maxie Intensive Whitening Night Cream – Asam retinoat dan mometason furoat
- Melasma Khusus Flek Berat dengan Extra Whitening – Asam retinoat dan hidrokinon
- Night Cream Glow – Asam retinoat dan hidrokinon
- Night Lotion Whitening Extra White – Hidrokinon
- TBT Glow Skin Care Brightening Glasskin Night Cream – Hidrokinon
- UMI Beauty Care Face Vitamin – Deksametason
- ZN Ziyan Glow Skincare Night Acne – Asam retinoat
Skincare (Freepik)