Mendes Ajak Jadikan Hari Desa Nasional 2026 Momentum Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jan 2026, 12:24
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tangkapan layar - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026. ANTARA/Tri Meilani Ameliya. Tangkapan layar - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026. ANTARA/Tri Meilani Ameliya. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan Hari Desa Nasional 2026 sebagai momentum untuk menyatukan energi dalam mewujudkan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun Indonesia dari desa dan dari bawah.

“Maka, mari jadikan momentum Hari Desa Nasional di Boyolali ini untuk sama-sama menyatukan energi kita,” kata Mendes Yandri saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Ia menjelaskan, Asta Cita keenam merupakan misi strategis Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan desa sebagai fondasi pemerataan ekonomi nasional sekaligus upaya pemberantasan kemiskinan.

Menurut Yandri, salah satu langkah konkret untuk mewujudkan misi tersebut adalah dengan menyukseskan 12 rencana aksi yang telah disusun oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

Baca Juga: Mendes Ajak Warga Sukseskan Hari Desa Nasional 2026 dengan Ragam Kegiatan Kreatif

Dua belas rencana aksi tersebut meliputi revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), penguatan desa swasembada dan ketahanan pangan, desa swasembada energi dan air, serta hilirisasi produk unggulan desa.

Rencana lainnya mencakup pengembangan desa ekspor, pemuda dan pemudi pelopor desa, serta sinkronisasi dan konsolidasi program kementerian dan lembaga yang masuk ke desa. Selain itu, terdapat agenda digitalisasi desa, pengembangan desa wisata, peningkatan investasi desa, serta kerja sama dengan koperasi nasional dan investor luar negeri.

Kemendes PDT juga menyiapkan langkah penguatan pengawasan dan tata kelola pembangunan desa, pengembangan desa berketahanan iklim dan desa tangguh bencana, hingga percepatan pembangunan daerah tertinggal.

Baca Juga: Hari Desa 2026 Bakal Dihadiri 100.000 Orang

Dalam kesempatan yang sama, Mendes Yandri menegaskan pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa pembangunan desa tidak dapat dijalankan oleh satu kementerian atau sektor saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.

“Jumlah desa ada 75.266. Ini tidak mungkin bapak/ibu dikerjakan dengan satu kementerian, oleh satu lembaga, atau satu sektor saja. Pesan Bapak Presiden Prabowo, kita ini bukan superman, tapi kita adalah super team,” ucapnya.

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar secara langsung di Boyolali, Jawa Tengah, mengusung tema “Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, sebagai penegasan komitmen bersama dalam memajukan desa sebagai pilar utama pembangunan nasional.

(Sumber: Antara) 

x|close