Oknum Guru SD di Tangsel Diamankan Polisi Diduga Cabuli 13 Murid

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jan 2026, 14:55
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Guru di Tangsel Cabuli Belasan Murid Guru di Tangsel Cabuli Belasan Murid (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang oknum guru yang mengajar di SD Negeri 01 Rawa Buntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), diamankan aparat kepolisian setelah diduga terlibat dalam kasus pencabulan terhadap sejumlah muridnya.

Penangkapan ini menjadi sorotan karena dugaan perbuatan dilakukan oleh tenaga pendidik yang seharusnya memberikan perlindungan dan rasa aman kepada anak-anak di lingkungan sekolah.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, mengungkapkan bahwa guru tersebut berinisial YP (55). Polisi menangkap YP di kediamannya yang berada di kawasan Ciputat pada Senin malam, 19 Januari 2026.

“Kami lakukan pemeriksaan secara berkala, dan sekitar pukul 19.00 WIB kita sudah amankan pelakunya. Pelaku kami amankan di rumahnya di wilayah Ciputat,” jelas Wira Graha Setiawan, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga: Diplomasi Peci Hitam Prabowo di Lancaster House

Selain mengamankan terduga pelaku, penyidik juga melakukan langkah lanjutan dengan menyita akun media sosial milik YP. Dari hasil pemeriksaan awal, akun tersebut diketahui memuat sejumlah konten yang berkaitan dengan anak-anak.

“Kami mengunci media sosial terduga pelaku untuk kepentingan perlindungan anak. Banyak foto anak yang belum dapat dipastikan apakah termasuk korban atau bukan,” tuturnya.

Berdasarkan pendalaman sementara, polisi mengidentifikasi adanya 13 orang anak yang diduga menjadi korban dalam kasus ini. Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 16 saksi, dengan delapan di antaranya merupakan korban.

Baca Juga: Dasco: Gerindra Bahas Status Sudewo di Mahkamah Kehormatan Partai

“Dari hasil pemeriksaan dan kita masih dalami juga, kita temui bahwa periodenya dari 2023 hingga Januari 2026. Untuk sementara hasil dari pemeriksaan kita temui di satu sekolah di wilayah Kota Tangsel,” tukasnya.

Kasus ini masih terus dikembangkan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap seluruh fakta serta memastikan perlindungan bagi para korban, khususnya anak-anak di lingkungan sekolah.

x|close