Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendapat sambutan dari perwakilan pemerintah Indonesia dan diaspora setibanya di hotel tempatnya menginap di Bad Ragaz, Swiss, menjelang keikutsertaannya dalam World Economic Forum (WEF) di Davos.
Penyambutan tersebut dihadiri Wakil Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa Y.M. Sidharto R. Suryodipuro, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Deputi Wakil Tetap II PTRI Jenewa/Duta Besar Nur Rakhman Setyoko, Atase Darat KBRI Paris Kolonel Arm Aji Nugroho, serta jajaran home staff dan local staff KBRI Bern dan PTRI Jenewa.
Turut hadir pula sejumlah diaspora Indonesia, termasuk dua anak Indonesia, Tanaya Apriandi yang berusia tujuh tahun dan Narendra Apriandi yang berusia 12 tahun, yang ikut menyambut kedatangan Kepala Negara.
Presiden Prabowo terlihat menyapa, menyalami, dan berinteraksi dengan para perwakilan pemerintah serta diaspora yang telah menunggu. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menerima buket bunga dari perwakilan diaspora sebagai bentuk penyambutan.
Salah satu diaspora Indonesia, Fadli, mengungkapkan antusiasmenya atas kehadiran Presiden Prabowo dalam World Economic Forum, mengingat dalam beberapa tahun terakhir tidak ada presiden Indonesia yang hadir secara langsung dalam forum ekonomi dunia tersebut.
Baca Juga: Prabowo dan Raja Charles III Bahas Kerja Sama Pemulihan Ekosistem 57 Taman Nasional Indonesia
Ia menilai kehadiran Presiden Prabowo menjadi momentum strategis bagi Indonesia dalam pertemuan internasional. Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperluas keterbukaan Indonesia di kancah global, meningkatkan ketertarikan investor asing, serta memperkuat posisi Indonesia dalam kerja sama internasional.
"Diaspora berharap bahwa dengan adanya Pak Prabowo di pimpinan RI-1, kita yakin bahwa beliau akan membawa ke Indonesia yang lebih baik," ucapnya.
Dalam rangkaian World Economic Forum 2026, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato khusus pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 14.00–14.30 waktu setempat atau Central European Time (CET). Pada sesi tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan berbagi panggung dengan Presiden dan CEO World Economic Forum Børge Brende.
Baca Juga: Seskab Teddy : di WEF Davos, Presiden akan sampaikan Prabowonomics
Selain Presiden Prabowo, sejumlah pemimpin dunia juga dijadwalkan menyampaikan pidato khusus dalam World Economic Forum tahun ini, di antaranya Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Wakil Perdana Menteri China He Lifeng, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump, Presiden Argentina Javier Milei, serta Kanselir Jerman Friedrich Merz.
World Economic Forum merupakan forum global yang diselenggarakan setiap tahun sejak 1971 di Davos, Swiss. Forum ini mempertemukan para ahli, pakar, praktisi, ekonom, akademisi, serta pemimpin dunia untuk berdialog dan membahas tantangan ekonomi global saat ini serta proyeksi tantangan di masa mendatang. World Economic Forum sebagai penyelenggara merupakan organisasi non-pemerintah dan think tank yang berbasis di Cologny, Jenewa, Swiss.
(Sumber: Antara)
Presiden Prabowo Subianto menyalami sejumlah perwakilan pemerintah dan diaspora saat tiba di hotel tempatnya menginap di Bad Ragaz, Swiss, Rabu, 21 Januari 2026. (ANTARA/Aria Cindyara) (Antara)