Ntvnews.id, Jakarta - Penipuan ternyata juga dialami Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Kali ini, anggota Fraksi PAN DPR RI Andi Yuliani Paris hampir jadi korban penipuan online. Andi Yuliani nyaris menjadi korban scam modus pembayaran paket secara cash on delivery (COD).
Hal ini diungkapkan Andi, saat Komisi XI DPR RI rapat dengan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) hari ini.
Mulanya, Andi menyinggung soal data dari OJK bahwa angka penipuan transaksi belanja yang dinilainya masih tinggi.
"Terkait penipuan transaksi belanja ternyata jumlahnya cukup tinggi, yang tertinggi malah 73.743," ujarnya di Ruang Rapat Komisi XI DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.
Andi pun mencontohkan dirinya yang hampir jadi korban penipuan transaksi belanja. Ia hendak ditipu dengan modus paket COD.
Ilustrasi. Langkah-langkah pencegahan perlu dijalankan guna menhindari penipuan di platform daring. (Foto: PIXABAY/Rusvpn)
"Jadi salah satu contoh kemarin saya ditelepon katanya ada kiriman dua paket. Saya lagi rapat di Baleg. Terus saya bilang 'taruh aja di pintu, pintu garasi'," tuturnya.
Andi lalu diminta penelepon membayar paket COD itu. Anggota DPR dari Daerah Pemilihan Sulsel II (Barru, Bone, Bulukumba, Maros, Pangkep, Sinjai, Soppeng, Wajo, dan Kota Parepare) akhirnya curiga.
"Terus dia bilang 'ibu harus bayar sekian'. Terus saya cek sama staf saya. Saya orang yang nggak pernah pesan apa-apa pak, bu, lewat aplikasi. Biasanya kalau mau saya suruh staf saya aja," papar dia.
Staf Andi pun curiga dengan penelepon tersebut. "Staf saya 'kita kalau pesan pun nggak (pakai) nomor ibu, pasti nomor saya (staf)'. 'Loh kok bisa tahu nomor saya'," kata Andi.
Politikus PAN itu lantas meminta penelepon untuk memfoto paket yang dikirim kepadanya. "Akhirnya karena saya minta fotoin barangnya, dia nggak lanjutkan," ucapnya.
"Jadi salah satu contoh yang terjadi juga. Dia menelepon saya mungkin dia mau merekam suara saya, tapi saya nggak ngangkat, karena saya lagi rapat di Baleg, tapi saya WA. 'Oke fotoin barangnya apa? Kenapa saya harus bayar segitu? Emang barangnya apa?'. Itu salah satu contoh (penipuan transaksi belanja)," tandas Andi.
Anggota Komisi XI DPR RI Andi Yuliani Paris. (YouTube TVR Parlemen)