Banjir juga Longsor Terjang Bandung Barat, Tujuh Orang Meninggal Dunia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jan 2026, 12:41
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Bencana tanah longsor terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1) dini hari tadi. Berdasarkan data sementara ada puluhan rumah yang terdampak. Saat ini BPBD Jabar dan Bandung Barat masih melakukan pendata Bencana tanah longsor terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1) dini hari tadi. Berdasarkan data sementara ada puluhan rumah yang terdampak. Saat ini BPBD Jabar dan Bandung Barat masih melakukan pendata (info jawabarat)

Ntvnews.id, Jakarta - Tim Gabungan melakukan pencarian terhadap korban bencana longsor disertai banjir bandang yang menerjang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dimana tujuh orang meninggal dunia dan ratusan warga lainnya masih dalam proses pencarian.

Kapolsek Cisarua A. Y. Yogaswara di Bandung, Sabtu, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB,yang diawali suara gemuruh keras terdengar warga sebelum material tanah dan lumpur meluncur dari Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.

“Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur, sehingga menyebabkan kerusakan berat pada permukiman di sekitar lokasi terdampak.

Berdasarkan data sementara kepolisian, sebanyak tujuh orang ditemukan meninggal dunia hingga Sabtu (24/1) pukul 12.00 WIB, sementara diduga ratusan warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan di lapangan.

Kapolsek menjelaskan proses evakuasi dan pencarian korban melibatkan personel kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta masyarakat setempat, yang bergotong royong membantu penanganan darurat.

Namun demikian upaya pencarian sempat terkendala oleh kondisi medan yang berat, material longsor yang tebal, serta cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut.

“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ujar Yogaswara.

Ia juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada dan menjauhi area longsoran, mengingat masih adanya potensi bencana susulan akibat kondisi tanah yang labil.

Baca Juga: Bencana Tanah Longsor Hantam Bandung Barat, Puluhan Rumah Hancur

ANTARA

x|close