Viral Video Guru Dipukul Murid SMP di Luwu Utara hingga Alami Luka Robek

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jan 2026, 09:04
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Viral Guru Dipukul Murid hingga Berdarah Viral Guru Dipukul Murid hingga Berdarah (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang menampilkan seorang pria dengan wajah bersimbah darah mendadak viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik. Rekaman tersebut ramai diperbincangkan karena disebut-sebut memperlihatkan seorang guru yang menjadi korban kekerasan oleh muridnya di lingkungan sekolah.

Video itu pertama kali beredar melalui akun Instagram @palopo_info. Dalam rekaman singkat tersebut, tampak seorang pria berusaha membersihkan darah yang mengalir di wajahnya menggunakan tisu, sementara suara perekam video terdengar menyebut adanya dugaan pemukulan oleh seorang siswa. Dalam video viral tersebut, perekam menyebut nama korban dan pelaku secara langsung.

“Eh Arpan, kasihan, dipukul Yasin sampai berdarah,” ujar perempuan yang merekam video tersebut.

Informasi yang beredar luas di media sosial menyebut korban merupakan seorang guru SMP di wilayah Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Narasi “guru dipukul murid” pun dengan cepat menyulut reaksi warganet dan menjadi sorotan publik.

Baca Juga: Polisi Dalami Pengakuan Pedagang Es Gabus Soal Dugaan Penganiayaan

Namun, pihak kepolisian membantah kabar tersebut. Kepolisian Resor Luwu Utara memastikan korban dalam video viral itu bukan seorang guru, melainkan petugas keamanan sekolah.

“Bukan guru, melainkan satpam di SMPN 1 Baebunta Selatan,” ujar Kasi Humas Polres Luwu Utara, AKP Sapri, saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).

AKP Sapri menjelaskan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (26/1/2026) di lingkungan SMP Negeri 1 Baebunta Selatan, Desa Lara, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara. Korban diketahui bernama Arpan Lisman (28), sementara terduga pelaku berinisial MY (16), yang merupakan siswa di sekolah tersebut.

Insiden bermula ketika korban mendapati MY berada di rumah warga yang berjarak sekitar 100 meter dari sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung. Korban kemudian menegur dan menyuruh siswa tersebut kembali ke sekolah untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga: Cek Fakta: SBY Sebut AHY Pasti Menang Pemilu 2029

Setibanya di depan kelas, korban sempat menendang siswa tersebut. Sekitar 20 menit berselang, MY kembali mendatangi korban yang saat itu sedang duduk di depan kantor sekolah. Pelaku disebut berteriak, melontarkan umpatan, serta menantang korban berkelahi.

Karena tidak mendapatkan respons, MY kemudian memukul korban beberapa kali hingga menyebabkan luka di bagian wajah.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di wajah dan telah melaporkan dugaan penganiayaan ini ke pihak kepolisian,” jelas Sapri.

Saat ini, laporan korban telah resmi diterima oleh Polres Luwu Utara. Kasus dugaan penganiayaan yang sempat viral dengan narasi guru dipukul murid itu masih dalam penanganan lebih lanjut oleh penyidik kepolisian.

x|close