Ntvnews.id, Jakarta - Pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Aceh mulai menunjukkan dampak nyata bagi kehidupan warga. Salah satunya adalah rampungnya Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Sungai Jambak–Sikundo, Kabupaten Aceh Barat.
Jembatan ini kini kembali membuka akses vital masyarakat setelah sebelumnya terputus, terutama bagi anak-anak sekolah.
Sejak selesai dibangun, suasana jembatan tampak hidup. Anak-anak berseragam pramuka terlihat ceria melintasi jembatan berwarna merah putih tersebut.
Di sepanjang bentangan jembatan, bendera Merah Putih berkibar, menambah nuansa semangat kebangsaan. Para guru pun tak kalah antusias saat melintasinya, karena akses menuju sekolah kini kembali normal dan aman.
Seorang guru SD Negeri 1 Jangka mewakili warga menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut.
“Kami dari UPDD SD Negeri Satu Jangka mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Bapak Prabowo Subianto dan kepada seluruh anggota TNI yang sudah membangun jembatan ini. Jembatan ini merupakan akses bagi anak-anak kami, siswa dan siswi untuk bersekolah, juga bagi nelayan yang mencari rezeki di laut,” ujarnya, Kamis, 29 Januari 2026.
Baca juga: Bahu-Membahu di Tepi Sungai, TNI Bangun Jembatan Gantung Desa Sipan di Tapanuli Tengah
Keceriaan juga terpancar dari anak-anak yang kini tidak lagi khawatir untuk berangkat ke sekolah. Dengan suara lantang dan penuh semangat, mereka secara serentak mengucapkan, “TNI hadir untuk rakyat, terima kasih TNI.”
Tak hanya di Aceh Barat, Jembatan Bailey Matang Serdang di Kabupaten Aceh Utara juga telah rampung dan mulai dimanfaatkan masyarakat.
Sejumlah warga terlihat melintas, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda empat. Bendera Merah Putih yang terpasang di sepanjang jembatan menjadi simbol kembalinya denyut aktivitas ekonomi dan sosial warga setempat.
Sementara itu, di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, pembangunan jembatan gantung masih terus berlangsung.
Anggota TNI terlihat bekerja merangkai kayu alas jembatan dengan bergelantungan di tali, menerapkan standar keselamatan ketat dengan helm dan pengaman, mengingat jembatan dibangun di atas sungai besar berarus kuat.
Rangkaian pembangunan jembatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Aceh, terutama dalam mendukung pendidikan, mobilitas, dan pemulihan aktivitas warga di daerah terpencil.
Foto jembatan yang sudah rampung (Istimewa)