Ntvnews.id, Kopenhangen - Raja Denmark Frederik X dijadwalkan melakukan kunjungan ke Greenland pada bulan depan. Agenda tersebut berlangsung di tengah mencuatnya upaya pencaplokan wilayah Greenland oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
“Raja Denmark akan mengunjungi Greenland pada pertengahan Februari,” demikian pernyataan pihak Istana Kerajaan yang dikutip dari AFP, Jumat, 30 Januari 2026
Greenland selama ini diketahui sebagai wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark. Raja Frederik menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi dan masa depan masyarakat Greenland seiring semakin intensnya wacana pencaplokan yang dilontarkan Trump.
“Kami sangat prihatin terhadap rakyat Greenland dan kami sangat terpengaruh oleh apa yang telah terjadi di Greenland dalam beberapa minggu terakhir,” ujar Raja Frederik kepada wartawan saat melakukan kunjungan ke Lithuania.
Baca Juga: Putin Tuduh Denmark Perlakukan Greenland Bak Koloni
Ia menambahkan bahwa dari pemberitaan media terlihat jelas kegelisahan masyarakat Greenland atas situasi yang berkembang.
“Kami dapat merasakan dari media bahwa rakyat Greenland sangat prihatin... jelas bahwa ini menyangkut kami berdua,” tambahnya, seraya merujuk kepada istrinya, Ratu Mary.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa dirinya telah mencapai kerangka kesepakatan yang menurutnya memuaskan terkait Greenland. Trump menyebut kesepakatan tersebut bersifat jangka panjang.
Greenland, sebuah wilayah di Denmark yang memiliki otonomi tingkat tinggi. ANTARA/Anadolu/py (Antara)
Namun, seperti dilansir AFP pada Kamis, 22 Januari 2026, Trump hanya menyampaikan sedikit rincian mengenai kerangka kesepakatan itu dan tidak menjelaskan apakah hal tersebut mencakup penguasaan Amerika Serikat atas pulau di kawasan Arktik tersebut.
Sikap Trump ini disebut sebagai perubahan arah yang cukup mengejutkan, terutama setelah pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dalam ajang Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
“Kami telah membentuk kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland dan, pada kenyataannya, seluruh Wilayah Arktik,” tulis Trump dalam unggahan di platform Truth Social miliknya.
Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen (kiri, di atas salju) terlihat saat demonstrasi menentang tindakan dan pernyataan AS yang mengisyaratkan kontrol atas Greenland di Nuuk, ibu kota Greenland, wilayah otonom Denmark, 17 Januari 2026. ANTA (Antara)