Ntvnews.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta hari ini, Rabu, 4 Februari 2026 dan berlangsung di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Informasi tersebut disampaikan KPK menyusul adanya dua kegiatan tangkap tangan yang dilakukan pada hari yang sama.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menjelaskan bahwa OTT di Jakarta berbeda dengan OTT yang dilakukan di Banjarmasin.
“Jadi, hari ini ada dua OTT. Satu, Banjarmasin. Kedua, Bea Cukai Jakarta,” ujar Fitroh di Jakarta.
Fitroh menegaskan bahwa dua OTT tersebut tidak saling berkaitan dan merupakan perkara yang berbeda.
“Beda kasus,” katanya menjelaskan.
Sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan tersebut.
Sebelumnya, KPK memulai rangkaian OTT pada tahun 2026 dengan melakukan penangkapan terhadap delapan orang pada 9–10 Januari 2026. Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkapkan bahwa OTT tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, untuk periode 2021–2026.
OTT kedua pada tahun 2026 dikonfirmasi KPK pada 19 Januari 2026, dengan penangkapan terhadap Wali Kota Madiun Maidi bersama 14 orang lainnya. OTT tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dengan modus imbalan proyek dan dana corporate social responsibility (CSR), serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur.
Pada hari yang sama, KPK juga mengonfirmasi pelaksanaan OTT ketiga pada tahun 2026 di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan menangkap Bupati Pati Sudewo. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.
Selanjutnya, OTT keempat dilakukan KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Masih di hari yang sama, KPK mengonfirmasi pelaksanaan OTT kelima yang berlangsung di Jakarta, yang diketahui menyasar lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
(Sumber: Antara)
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. (ANTARA)