Ntvnews.id, Jakarta - Pegadaian memastikan seluruh emas yang dititipkelolakan melalui produk investasinya berada dalam kondisi aman dan sepenuhnya dijamin dengan emas fisik. Kepastian tersebut disampaikan Pegadaian melalui pernyataan resmi perusahaan terkait ketersediaan emas di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi logam mulia.
Pegadaian menegaskan bahwa setiap transaksi pada produk investasi emas, baik Tabungan Emas maupun Cicil Emas, memiliki underlying asset dengan rasio satu banding satu.
“Emas yang dititipkelolakan di Pegadaian dijamin sepenuhnya (underlying asset) dengan rasio 1:1 (satu banding satu), dimana setiap gramasi transaksi produk investasi emas Pegadaian dijamin dengan emas fisik yang setara,” tulis Pegadaian dalam pernyataan resminya, dikutip Rabu, 4 Februari 2026.
Emas fisik tersebut, lanjut Pegadaian, disimpan di brankas penyimpanan emas atau vault yang berstandar internasional dan secara berkala diaudit oleh regulator serta pengawas.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian 4 Februari 2026, Galeri24 dan UBS Turun Lagi di Rp2,9 Juta per Gram
“Emas fisik tersebut disimpan dalam brankas penyimpanan emas (vault) berstandar internasional serta diaudit secara berkala oleh regulator dan pengawas (Otoritas Jasa Keuangan),” tulis perusahaan.
Pegadaian juga mengakui terjadinya antrean panjang dalam proses pengajuan cetak dan pengambilan emas fisik. Kondisi tersebut dipicu oleh lonjakan permintaan emas fisik yang terjadi dalam waktu bersamaan.
“Tingginya lonjakan permintaan nasabah akan emas fisik dalam waktu yang bersamaan menyebabkan terjadinya antrian panjang untuk proses pengajuan cetak dan pengambilan emas fisik,” tulis Pegadaian.
Saat ini, Pegadaian menyatakan tengah melakukan optimalisasi pencetakan emas fisik sesuai dengan denominasi atau gramasi yang diminta nasabah. Namun, proses tersebut membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan produksi dan distribusi.
Baca Juga: Sejarah! Harga Emas Pegadaian 30 Januari 2026, Galeri24 dan UBS Melonjak Tembus Rp3,2 Juta Segram
Sebagai bentuk komitmen kepada nasabah, Pegadaian menyebut telah meningkatkan kapasitas produksi dan mempercepat distribusi emas fisik.
“Diharapkan pada akhir bulan Februari 2026 seluruh permintaan emas fisik yang tertunda dapat diserahterimakan kepada nasabah,” tulis Pegadaian.
Pegadaian juga menegaskan likuiditas emas tetap aman dan terjamin. Bagi nasabah yang membutuhkan dana dalam waktu cepat, Pegadaian menyediakan layanan transaksi gadai maupun buyback Tabungan Emas melalui outlet maupun aplikasi TRING!.
“Likuiditas emas di Pegadaian aman dan terjamin,” tulis perusahaan.
Baca Juga: Perkuat Transformasi Digital, Seluruh Layanan Pegadaian Kini Terintegrasi di Aplikasi Tring!
Dalam pernyataannya, Pegadaian turut mengimbau nasabah dan masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam berinvestasi emas.
“Pegadaian menghimbau kepada seluruh nasabah untuk tetap tenang, bijak dan tidak khawatir untuk berinvestasi emas, serta mengajak masyarakat untuk berinvestasi emas sesuai dengan profil finansial masing-masing,” tulis Pegadaian.
Pegadaian menegaskan akan terus berupaya memberikan layanan terbaik dengan menjunjung tata kelola perusahaan yang baik, taat regulasi, dan berintegritas. Perusahaan juga menyampaikan apresiasi atas kritik, saran, dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan.
Emas Pegadaian. Senin, 4 Agustus 2025 (Pegadaian)