A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pengamat: Deflasi di Wilayah Bencana Bukti Kerja Cepat Pemulihan Pemerintah - Ntvnews.id

Pengamat: Deflasi di Wilayah Bencana Bukti Kerja Cepat Pemulihan Pemerintah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Feb 2026, 22:30
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Universitas Indonesia  (UI) adalah perguruan tinggi di Indonesia. Kampus utamanya terletak di bagian Utara dari Depok. Universitas Indonesia (UI) adalah perguruan tinggi di Indonesia. Kampus utamanya terletak di bagian Utara dari Depok. (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Ekonom Univesitas Indonesia (UI) Fithra Faisal Hastiadi mengatakan bahwa terjadinya deflasi di tiga provinsi terdampak bencana banjir dan longsor, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, adalah dampak dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Fithra dalam merespons data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat bahwa ketiga provinsi terdampak mengalami deflasi bulanan pada Januari 2026.

Aceh, contohnya, mengalami deflasi bulanan sebesar 0,15 persen. Sementara itu, Sumatra Barat dan Sumatra Utara masing-masing mencatat deflasi bulanan sebesar 0,75 persen dan 1,15 persen.

Menurut Fithra, deflasi di ketiga wilayah tersebut terjadi karena pemerintah berhasil memulihkan infrastruktur kunci, seperti jalan dan jembatan, yang berperan penting dalam kelancaran distribusi logistik.

“Inflasi itu bisa diturunkan salah satunya lewat jalur logistik. Kalau logistiknya lancar, berarti lalu lintas barang lebih tinggi. Itu bisa menjelaskan kenapa mereka inflasinya bisa rendah sekali, atau bahkan deflasi,” ujar Fithra, Rabu, 4 Februari.

Baca Juga: Cak Imin: PKB Dukung Penuh Kebijakan Prabowo, Siap Jadi Garda Terdepan Pemerintah

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bencana di ketiga provinsi tersebut telah merusak infrastruktur penghubung krusial, seperti jalan dan jembatan. Akibatnya, pasokan barang kebutuhan ke wilayah-wilayah tersebut menjadi tersendat dan mendorong lonjakan harga.

Kondisi tersebut tercermin dalam data BPS yang menunjukkan bahwa ketiga provinsi tersebut mengalami inflasi cukup tinggi pada Desember 2025, atau sekitar sebulan setelah bencana. Pada periode itu, Aceh mencatat inflasi 3,6 persen, Sumatra Utara 1,66 persen, dan Sumatra Barat 1,48 persen.

Namun, pada saat yang sama, pemerintah mulai mempercepat pemulihan infrastruktur, antara lain melalui pembangunan jembatan armco dan bailey, serta perbaikan ruas-ruas jalan nasional. Seiring membaiknya konektivitas, distribusi logistik pun kembali berjalan normal dan tekanan inflasi perlahan meredup.

Baca Juga: Temui Prabowo dengan Jajaran Partai, Cak Imin: PKB Dukung Penuh Program Prabowo

“Dengan kata lain, pemerintah saat itu melakukan aktivitas pembenahan supply dan membantu masyarakat terdampak. Jadi, kalau misalnya ada pertanyaan ‘pemerintah ke mana saja?’ Nah, itu justru buktinya adalah inflasi yang turun,” imbuh dia.

Selain perbaikan infrastruktur, Fithra juga menilai penyaluran bantuan pemerintah turut berkontribusi terhadap deflasi di wilayah terdampak.

“Bantuan berupa makanan dan kebutuhan pokok, yang masuk kategori volatile food, membuat masyarakat tidak perlu membeli di pasar. Ketika permintaan turun, harga pun relatif lebih terkendali,” tutupnya.

x|close