Ntvnews.id, Jakarta - Sekelompok debt collector atau penagih utang mencegat seorang pengemudi mobil di Jalan Gunung Sahari, tepatnya di depan Mangga Dua Square, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa 10 Maret 2026.
Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala mengatakan para pelaku menghentikan kendaraan korban dengan alasan menagih cicilan mobil yang disebut belum dibayar.
“Para pelaku mencegat mobil yang dikendarai korban dengan modus menuduh belum bayar cicilan kendaraan, dan korban melaporkan kejadian ke polisi melalui layanan 110,” kata Daniel di Jakarta, Rabu 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas piket Reserse Kriminal Polsek Pademangan dengan mendatangi lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah pihak terkait.
Baca Juga: Mobilnya Dirampas Debt Collector di Jalan, Kakek di Bengkulu juga Diduga Diperas
Berdasarkan keterangan pelapor berinisial F, terdapat sekitar delapan orang debt collector yang mencegat mobil Mercedes Benz C300 berwarna hitam dengan nomor polisi B 328 ETH saat kendaraan tersebut melintas di kawasan tersebut.
Para penagih utang itu menuding korban menunggak cicilan kendaraan selama sekitar empat bulan.
Setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110, polisi kemudian mengamankan pemilik mobil bersama para debt collector ke Polsek Pademangan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Debt Collector Tusuk Advokat hingga Bersimbah Darah Gegara Tolak Penarikan Paksa di Tangerang
Selain itu, polisi juga mengamankan kendaraan yang menjadi objek sengketa guna kepentingan penyelidikan.
Hingga saat ini, para debt collector masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Pademangan.
Daniel menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti setiap laporan masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
(Sumber: Antara)
Mobil Mercedes Benz C300 yang dicegat delapan orang penagih hutang (debt collector) atau mata elang di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa 10 Maret 2026. (ANTARA/HO-Polsek Pademangan). (Antara)