MUI Resmi Tetapkan Susunan Kepengurusan Periode 2025–2030

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Feb 2026, 13:11
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan susunan dan personalia MUI periode 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta pada, Sabtu 7 Februari 2026. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan susunan dan personalia MUI periode 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta pada, Sabtu 7 Februari 2026.

Ntvnews.id, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan susunan dan personalia MUI periode 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta pada, Sabtu 7 Februari 2026.

Sekjen MUI Amirsyah Tambunan menyampaikan Adapun Anwar Iskandar ditetapkan sebagai ketua Umum MUI periode 2025-2030.

"Ketua umum Almukarom KH. Anwar Iskandar," ucap Amirsyah dalam acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu 7 Februari 2026.

Amirsyah menjelaskan, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia akan menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan pedoman dasar dan pedoman rumah tangga MUI, peraturan organisasi, serta keputusan-keputusan organisasi lainnya.

Selain itu, Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur dalam pedoman dasar dan pedoman rumah tangga Majelis Ulama Indonesia dan peraturan organisasi serta keputusan organisasi lainnya.

Baca juga: Prabowo akan Bentuk Lembaga Pengelolaan Dana Umat, Potensinya Rp500 T per Tahun

Baca juga: Temui Prabowo dengan Jajaran Partai, Cak Imin: PKB Dukung Penuh Program Prabowo

Menurut Amirsyah, kepengurusan komisi, badan dan lembaga MUI yang telah ditetapkan sesuai pedoman dasar dan pedoman rumah tangga. Dia mengatakan keputusan tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkan.

"Apabila terdapat kekeliruan atau muncul kebutuhan dan perkembangan organisasi akan kami lakukan perubahan seperlunya sesuai kebutuhan organisasi," tandasnya.

Berikut susunan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia:

Ketua Umum:
Anwar Iskandar

Wakil Ketua Umum:
Cholil Nafis
Anwar Abbas
Marsyudi Syuhud

Ketua-Ketua:
Asrorun Ni'am Sholeh
Gusrizal Gazahar
Mastuki Baidlowi
Abdul Manan Ghani
Abdul Moqsith Ghazali
M. Ajrul Tanjung
Sudarnoto Abdul Hakim
Sholahuddin Al-Aiyub
Fasli Jalal
Pasni Rusli
Faisal Nasir bin Madi
Siti Ma'rifah
Utang Ranuwijaya
Wahiduddin Adams
Muhammad Zaitun Rasmin
Ahmad Fahrur Rozi Burhan
Nusron Wahid
Nur Ahmad

Sekretaris Jenderal:
Amirsyah Tambunan

Wakil Sekretaris Jenderal:
Aminuddin Yakub
Muhammad Ziyad
Asrori S. Karni
Arif Fahrudin
Sarmidi Husna
Hasuarli Halim
Shafira Mahrusah
Muhammad Buhari Muslim
Muhammad Adib Khumaidi
Ery Yusuf
Armai Arief
Nilmayetti Yusri
Ali M. Abdillah
Muhammad Ihsan Tanjung
Syamsul Qomar
Khairul Sholeh Rasyid
Mabroer
Rofiqul Umam Ahmad
Rahmat Hidayat

Bendahara Umum:
Misbahul Ulum

Bendahara-Bendahara:
Rudy Mas'ud
Diana Dewi
Trisnaningsih Yuliati Juaeli
Yayat Sujatna
Jojo Sutisna
Idy Muzayyad
Mahsin Ahmad
Erni Juliana Al-Hasanah Nasution

Susunan Dewan Pertimbangan MUI:

Nasaruddin Umar
Afifuddin Muhajir
Jimly Asshiddiqie
Hamdan Zoelva
Shafiq A. Mughni
Basri Bermanda
Abdul Lah Zaidi
Tamsil Linrung
Phil. Kamaruddin Amin
Amany Lubis
Bariah Priyumi
Yusnar Yusuf
Mashuri Abdillah
Zaenuddin
Masnun Tahir
Muhyiddin Junaidi
Muhammad Sapri Hutauruk

Sekretaris:
Sad Ibrahim

Wakil Sekretaris:
Zainut Tauhid Sa'adi
Zulfa Mustofa
Nauruz Zaman Husein
Ahmad Muzakki
Sabriati Aziz
Siti Aisyah
Valina Singka Subekti
Muhammad Mukri
Shodiqom
Nashirul Haq.

x|close