Ntvnews.id, Jakarta - Dunia media sosial digegerkan dengan vdeo kekerasan antarsiswi di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu viral di media sosial. Seorang siswi kelas 10 berinisial AA diduga menjadi korban pengeroyokan oleh kakak kelasnya sendiri.
Informasi pemberitaan diunggah akun bengkulu info. Kondisi siswi tersebut kritis.
Terlihat seorang siswi dianiaya dan dikeroyok oleh sejumlah siswi yang diduga merupakan kakak kelasnya. Korban dijambak hingga terjatuh, lalu ditendang dan dipukuli oleh siswi lainnya.
Ibu korban, Mayuniar, menyebutkan ada banyak luka memar di tubuh anaknya seusai kejadian itu. Dia pun meminta agar video itu diviralkan dan mendapat keadilan untuk anaknya.
View this post on Instagram
“Kejadiannya itu sudah lama berlangsung. Sudah pingsan anak itu (korban), baru ada anak salah satu (pelajar lain) yang melapor ke guru, baru tahu guru,” kata dia.
Peristiwa Pengeroyokan ini diduga berawal dari persoalan pertemanan di lingkungan sekolah. Konflik kemudian berlanjut ke media sosial, yakni komentar di Instagram. “Awalnya anak saya mengirim foto ke medsos, lalu dikomentari oleh para pelaku sampai men-chat langsung ke anak saya,” kata Mayuniar.
Pihak sekolah menyatakan permasalahan antara korban dan terduga pelaku telah diselesaikan secara kekeluargaan.Belum ada informasi tentang kasus pengeroyokan siswi tersebut.
“Kami pihak sekolah sudah melakukan penyelesaian dengan memanggil kedua belah pihak dan sudah melakukan perjanjian perdamaian di antara kedua belah pihak. Pihak keluarga (pelaku) bersedia memberikan pengobatan hingga korban sembuh dan pulih,” kata Kepala SMAN 1 Bengkulu, Syahroni.
Baca Juga: Menteri PPPA Desak Penerapan Pasal Berlapis Kasus Kekerasan Seksual Anak di Cilacap
Baca Juga:7 Warga Terluka dan 4 Bangunan Rusak di Bantul Akibat Gempa M 6,4 Guncang Pacitan
ilustrasi kekerasan (bengkulu info)