Ntvnews.id, Jakarta - Viralnya rekaman CCTV yang menampilkan seorang pria berjalan sambil menggendong karung besar membuat warga Krendang Selatan, Tambora, Jakarta Barat, geger. Dari video yang cepat menyebar di media sosial tersebut, sejumlah warga menduga karung itu berisi mayat hingga menimbulkan kepanikan.
Namun dugaan itu dipastikan keliru. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, menegaskan bahwa benda yang digendong pria tersebut bukan jasad manusia, melainkan seekor biawak hidup.
“Iya, biawaknya itu masih hidup. Karena nggak ada duit, dia jalan kaki (membawa biawaknya). Jadi mampir-mampir di rawa-rawa itu,” kata Arfan dalam keterangannya yang dilansir pada Senin, 9 Februari 2026.
Insiden yang terekam kamera itu diketahui terjadi pada Sabtu (7/2) sekitar pukul 18.58 WIB di Kampung Krendang Selatan, Gang 2, RT 012/06, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora. Karung besar yang disandang pria tersebut langsung memicu kecurigaan warga, hingga muncul kabar bahwa ia membawa mayat.
Baca Juga: Barak Militer Alami Kebakaran Hebat, Diduga Korsleting Listrik
Arfan menjelaskan bahwa pria itu diduga baru mendapatkan biawak dari Pasar Hewan Petojo. Karena tidak memiliki biaya untuk transportasi, ia memilih berjalan kaki menuju kontrakannya di Tambora sambil menggendong hewan tersebut.
“Kayaknya Pasar Hewan Petojo sana. Kan ada pasar hewan tuh di Petojo,” ujarnya.
Setelah video membuat geger publik, polisi melakukan pengecekan lapangan. Petugas mendatangi tempat tinggal pria tersebut dan mencocokkan pakaian yang dipakainya dengan rekaman CCTV.
“Polisi mendatangi tempat kontrakannya untuk klarifikasi. Dia menggunakan baju sesuai dengan yang di video itu. Ya sudah, benar,” jelas Arfan.
Baca Juga: Thailand Gelar Pemilu, Pertarungan Reformis dan Konservatif
Karena tidak ada unsur pelanggaran hukum, pria tersebut tidak dibawa ke kantor polisi.
“Jadi tidak kita bawa ke Polsek, hanya klarifikasi karena tidak ada pelanggaran juga. Memang dia mau pelihara,” katanya.
Pria itu mengaku hendak memelihara biawak tersebut, meskipun hewan itu tergolong berbahaya. Arfan menambahkan, ukuran biawak yang hampir dua meter turut membuat warga salah paham.
“Besar sekali. Hampir 2 meter, sekitar 1,7 meter. (Kegaduhan) itu hanya asumsi warga yang mengira karung berisi mayat, padahal bukan,” kata Arfan.
Arfan juga menegaskan bahwa tidak ada tindakan pembinaan terhadap pria itu karena ia tidak melanggar aturan apa pun.
“Tidak ada. Masa orang bawa ular dibina, lucu sekali. Karena jatuhnya seperti difitnah, padahal dia bukan membawa mayat,” pungkasnya.
Viral Warga Jakbar Disebut Gendong Mayat (Instagram @jacklyn_choppers)