Ntvnews.id, Jakarta - Cekcok rumah tangga soal anak berujung peristiwa tragis di Desa Matawia, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (7/2/2026). Seorang istri berinisial P (28) membakar rumahnya sendiri hingga rata dengan tanah usai bertengkar dengan sang suami, NO.
Peristiwa tersebut terjadi di siang hari hingga api dengan cepat membesar karena bangunan rumah sebagian besar berbahan papan.
Kapolsek Wolowa, Iptu La Nasiri menjelaskan, insiden bermula saat terjadi pertengkaran antara pasangan suami istri itu terkait anak mereka yang masih kecil.
“Ada pertengkaran dalam rumah tangga antara korban dan istrinya soal anak, kemudian terjadi pembakaran rumah,” kata Nasiri.
Video dan informasi diunggah akun kendari info.
View this post on Instagram
Menurutnya, kejadian berawal ketika NO menanyakan keberadaan anak mereka berinisial N yang saat itu tidak berada di rumah. Setelah mengetahui lokasi anak tersebut, P kemudian menjemput dan membawanya pulang.
“Setelah anak dibawa pulang, pelaku memukul anak tersebut di dalam kamar,” ungkapnya.
NO yang berada di ruang tengah mendengar suara pemukulan itu lalu menegur istrinya. Ia menilai tindakan tersebut berlebihan mengingat kondisi anak yang masih kecil. NO sempat menahan, tetapi tidak dihiraukan.
Baca Juga: Kebakaran Hantam Pabrik di Kopo Bandung
Cekcok rumah tangga soal anak berujung peristiwa tragis di Desa Matawia, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (7/2/2026). Seorang istri berinisial P (28) membakar rumahnya sendiri hingga rata dengan tanah usai bertengkar dengan sang suami, NO. (kendari info)