Ntvnews.id, Penajam Paser Utara - Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur, dinyatakan siap menyambut aktivitas aparatur sipil negara (ASN) sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.
"Fasilitas pelayanan dasar di IKN semakin lengkap, dan siap sambut pemindahan ASN degan rasa aman, nyaman, dan percaya diri menyongsong pusat pemerintahan baru Indonesia,” ujar Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik Otorita IKN Troy Pantouw, Selasa, 10 Februari 2026, saat dimintai keterangan mengenai kesiapan IKN di wilayah Sepaku, Penajam Paser Utara.
Troy menjelaskan, pelayanan dasar merupakan hak konstitusional warga negara yang wajib disediakan oleh pemerintah, termasuk bagi ASN beserta keluarganya yang akan bermukim di kawasan IKN.
Oleh karena itu, Otorita IKN memastikan percepatan penyediaan berbagai layanan dasar agar proses pemindahan ASN berjalan sesuai dengan rencana.
Sebanyak 16 kementerian dan lembaga negara dijadwalkan mulai menjalankan aktivitas rutin di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Aktivasi IKN sebagai pusat kerja pemerintahan direncanakan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2026.
“Pelayanan dasar menjadi kunci agar ASN dapat pindah dan bekerja dengan tenang di IKN,” kata Troy.
Baca Juga: ASN Pindah ke IKN, Otorita Pastikan Rumah Sakit, Sekolah hingga Masjid Negara Siap
Sementara itu, Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN Suwito menyampaikan bahwa saat ini telah tersedia empat rumah sakit di KIPP IKN. Tiga di antaranya sudah beroperasi melayani masyarakat, yakni Rumah Sakit Hermina Nusantara, Rumah Sakit Mayapada Nusantara, serta Rumah Sakit Umum Pisah (RSUP) Kementerian Kesehatan.
Selain layanan kesehatan, fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah tersedia di Rumah Sakit Hermina Nusantara dan Rumah Sakit Mayapada Nusantara. Layanan BPJamsostek untuk kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja juga telah dapat diakses di wilayah KIPP IKN.
Otorita IKN turut menyiapkan operasional sekolah terpadu di KIPP IKN mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Beberapa institusi pendidikan yang akan segera beroperasi antara lain Sekolah Taruna Nusantara, Sekolah Garuda, sekolah terpadu Kementerian Agama, serta sekolah internasional seperti Nusantara Intercultural School (NIS), Australian Independent School Nusantara, Sekolah Islam Al-Azhar, Summarecon Nusantara, dan Sekolah Bina Bangsa Nusantara.
Baca Juga: Basuki Hadimuljono Sepakat Usulan Kawendra Hadirkan Pusat Kebudayaan dan Ekraf di IKN
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem pendidikan, Otorita IKN juga melakukan pendampingan mutu terhadap 43 sekolah yang telah beroperasi di wilayah KIPP.
Di bidang keagamaan, Masjid Negara IKN dipersiapkan untuk mulai beroperasi pada Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi.
Selain itu, pelayanan ibadah dikoordinasikan di 12 masjid dan 37 musala di wilayah KIPP, baik yang berada di kawasan perkantoran, hunian pekerja konstruksi, maupun rumah susun, serta pelayanan ibadah bagi umat Kristiani.
Menurut dia, kesiapan fasilitas pelayanan dasar tersebut diharapkan menjadi faktor pendorong bagi ASN, TNI, Polri, serta masyarakat untuk pindah dan menetap di IKN bersama keluarga.
(Sumber: Antara)
RSUP Kemenkes salah satu fasiltas pelayanan dasar telah beroperasi di IKN. ANTARA/HO-Humas Otorita IKN (Antara)