AS Bantah Rusak Tatanan Dunia: Kami Tak Bakal Bubarkan NATO

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Feb 2026, 11:45
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Ilustrasi. Bendera Amerika Serikat Ilustrasi. Bendera Amerika Serikat

Ntvnews.id, Washington D.C - Utusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk NATO, Matthew Whitaker, menepis tudingan bahwa Washington tengah merusak tatanan dunia. Ia menegaskan bahwa pemerintahan Trump justru berupaya memastikan tatanan global tetap berkelanjutan dan berfungsi dengan baik.

Dilansir dari Anadolu, Rabu, 11 Februari 2026, pernyataan itu, disampaikan Whitaker saat mengikuti diskusi panel di Berlin, Jerman, pada Senin, 9 Februari 2026 waktu setempat, yang membahas temuan laporan Konferensi Keamanan Munich.

Dalam forum tersebut, Whitaker mengkritik laporan Konferensi Keamanan Munich yang memperingatkan adanya pergeseran berbahaya dalam kebijakan luar negeri AS di bawah kepemimpinan Trump. Menurutnya, kekhawatiran tersebut tidak memiliki dasar yang kuat.

"Saya sepenuhnya menolak semua yang baru saja saya dengar. Saya tidak melihat adanya dunia yang sedang hancur," tegas Whitaker, yang menjabat sebagai Duta Besar AS untuk NATO, dalam diskusi panel tersebut.

Baca Juga: KKP: Ekspor Udang Bebas Cesium Indonesia ke Amerika Capai 1.852 Kontainer

"Kami tidak berusaha untuk menghancurkan apa pun. Kami mencoba untuk membuatnya berkelanjutan, membuatnya berhasil," ucapnya.

Whitaker juga kembali menegaskan komitmen Amerika Serikat terhadap keamanan Eropa. Ia menekankan bahwa pemerintahan Trump ingin negara-negara Eropa mengambil peran lebih besar dalam berbagi tanggung jawab dan beban pertahanan.

"Kami tidak berupaya membubarkan NATO. Kami berusaha membuat NATO lebih kuat, bukan untuk menarik diri atau menolak NATO tetapi membuatnya berfungsi sebagai yang dimaksudkan, sebagai aliansi dari 32 sekutu yang kuat dan berkemampuan," tegasnya.

Foto dokumentasi 9 Oktober 2023 ini memperlihatkan Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Liu Jie <b>(Antara)</b> Foto dokumentasi 9 Oktober 2023 ini memperlihatkan Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Liu Jie (Antara)

Sementara itu, laporan Konferensi Keamanan Munich yang dirilis pada Senin, 9 Februari 2026 memperingatkan bahwa pendekatan politik “buldoser” Trump berpotensi merusak tatanan internasional dan membuka jalan bagi dunia yang didominasi kelompok kaya dan kuat serta hegemoni regional.

Laporan berjudul Under Destruction tersebut menilai bahwa tatanan internasional pascaperang yang dibentuk AS selama lebih dari delapan dekade kini terancam runtuh akibat kebijakan pemerintahan Trump, dengan dampak besar terhadap krisis dan konflik global.

Para penyusun laporan juga menyebut bahwa tantangan yang dilontarkan Trump terhadap tatanan internasional melampaui sekadar perubahan kebijakan, karena pemerintahan Trump dinilai meragukan sistem berbasis aturan universal, organisasi internasional, dan kerja sama demokrasi liberal yang dibangun pasca Perang Dunia II.

Baca Juga: Eks Presiden FIFA Dukung Boikot Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Selain itu, laporan tersebut mendorong Eropa untuk memperkuat kemampuan pertahanannya di tengah ketidakpastian kebijakan luar negeri AS dan keraguan atas komitmen Washington terhadap NATO serta keamanan Eropa.

Laporan itu akan menjadi bahan pembahasan dalam Konferensi Keamanan Munich ke-62 yang dijadwalkan dimulai pada Jumat, 13 Februari 2026. Konferensi tersebut merupakan agenda tahunan yang membahas isu kebijakan keamanan internasional di Munich, Jerman.

x|close