Ntvnews.id, Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat umum serta personel TNI yang bertugas di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Wakil Kepala Pusat Kesehatan TNI Laksamana Pertama TNI Tjahja Nurrobi menjelaskan bahwa program cek kesehatan gratis (CKG) juga dapat diberikan kepada personel satuan tugas di wilayah 3T, selama fasilitas kesehatan terkait telah terintegrasi dalam aplikasi Satu Sehat.
"Bahkan nanti kalau yang di satuan tugas (satgas) itu memang ada kesempatan untuk melakukan CKG, kita lakukan. Tadi saya sudah sampaikan kepada Bu Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes Murti seperti itu. Di mana pun bisa dilakukan selama fasilitas kesehatan, di situ terdaftar dalam satu sehat," kata Tjahja dalam wawancara cegat di Mabes TNI, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 600 fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) milik TNI yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program CKG, termasuk yang berada di wilayah 3T.
Baca Juga: Menkes Dorong Program Cek Kesehatan Gratis Menjangkau Pekerja di Perusahaan
"Iya, betul. Jadi, kita untuk FKTP di TNI ada banyak, 600 lebih, nantinya kita akan berupaya kita daftarkan dalam satu sehat. Itu pun sudah ada yang ada di 3T," ujarnya.
Menurut Nurrobi, pelaksanaan program CKG di lingkungan TNI telah dimulai secara simbolis melalui kunjungan Kementerian Kesehatan yang diwakili Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit untuk meninjau pelaksanaan program tersebut di Mabes TNI, Jakarta.
Ia menegaskan bahwa layanan CKG akan berlaku bagi seluruh personel TNI serta anggota keluarganya di satuan tempat bertugas.
"Nantinya ini akan dikenakan ke semua personel anggota TNI, bahkan keluarganya sekalipun," ujarnya.
Selain untuk internal TNI, fasilitas kesehatan TNI juga dibuka bagi masyarakat umum yang ingin memanfaatkan layanan CKG, dengan syarat membawa identitas diri berupa KTP.
"Betul sekali. Jadi, nanti semua faskes TNI bisa diakses oleh masyarakat, tidak hanya TNI dan keluarganya. Berarti hanya membawa KTP," ujarnya.
Siswa MIN 8 Jakarta menerima imunisasi dalam Cek Kesehatan Gratis tahap dua yang digelar di sekolah, Senin, 4 Agustus 2025. (Antara)