Warga Diminta Tidak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane Usai Dugaan Pencemaran Pestisida

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Feb 2026, 13:10
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pemeriksaan kualitas air sungai Cisadane yang dilakukan pegawai DLH Kota Tangerang bersama seorang petugas kepolisian. ANTARA/Irfan/am. Pemeriksaan kualitas air sungai Cisadane yang dilakukan pegawai DLH Kota Tangerang bersama seorang petugas kepolisian. ANTARA/Irfan/am. (Antara)

Ntvnews.id, Tangerang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten, melakukan pemantauan intensif terhadap kualitas air Sungai Cisadane setelah terdeteksi adanya dugaan pencemaran bahan kimia berbahaya jenis pestisida. Pengawasan dilakukan secara berkala sambil menunggu hasil resmi uji laboratorium.

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi di Tangerang, Kamis, 12 Februari 2026, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan menggunakan alat pengukur kualitas air yang datanya diperbarui setiap satu jam. Langkah ini diambil karena Sungai Cisadane masih dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas.

Menurut dia, pengawasan tersebut bertujuan memastikan tidak ada warga yang terdampak akibat kandungan bahan kimia yang tercampur di aliran sungai.

DLH juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak menangkap, mengolah, maupun mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane karena berisiko terpapar zat kimia berbahaya yang dapat memicu gangguan kesehatan atau keracunan.

Baca Juga: Ngeri! 20 Ton Pestisida Cemari Sungai Cisadane hingga 22 Kilometer

”Seluruh aktivitas yang memanfaatkan air Sungai Cisadane agar dihentikan sementara hingga hasil uji laboratorium resmi dirilis dan sungai dinyatakan kembali dalam kondisi aman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeni menyampaikan bahwa paparan limbah kimia dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti iritasi kulit, gangguan pernapasan, mual, muntah, hingga keluhan lainnya.

”Apabila masyarakat mengalami gejala atau keluhan setelah kontak dengan air Sungai Cisadane, segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat. Untuk kondisi darurat masyarakat dapat menghubungi Call Center 112 atau 021-5577-1135,” ucapnya.

Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan hingga hasil laboratorium keluar dan kondisi sungai dinyatakan aman untuk kembali digunakan.

Baca juga: KLH Selidiki Kebakaran Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane

(Sumber: Antara) 

x|close