A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Pemerintah Targetkan 100 Kampus Terapkan Pengolahan Sampah Mikro - Ntvnews.id

Pemerintah Targetkan 100 Kampus Terapkan Pengolahan Sampah Mikro

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Feb 2026, 15:20
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menargetkan sebanyak 100 kampus menerapkan teknologi pengolahan sampah mikro tahun ini. Dengan teknologi ini, sampah yang diproduksi kampus dapat diolah dan selesai di kampus.

Hal itu disampaikan Brian saat akan mengikuti rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

"Tahun ini kita dorong untuk membuat sampah di kampus selesai di kampus. Jadi mungkin kita harapkan 100 kampus tahun ini buat program sampah di kampus selesai di kampus," kata Brian.

Baca Juga: Prabowo Minta Kampus hingga Danantara Majukan Teknologi Pengolahan Sampah

Brian menyatakan, saat ini terdapat sejumlah kampus yang mulai menjalankan program tersebut. Beberapa di antaranya Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Diponegoro (Undip).

"Ada 20 kampus diterapkan," katanya.

Brian mengungkapkan ratas kali ini melanjutkan pembahasan mengenai pengelolaan sampah mikro yang dibahas dalam ratas Rabu, 11 Februari 2026 kemarin. Brian berjanji akan menyampaikan hasilnya setelah rapat.

"Saya belum tahu nanti mungkin habis itu, mungkin melanjutkan yang sampah mikro kemarin," katanya.

x|close