Ntvnews.id, Moskow - Pemerintah Rusia memastikan bahwa para pejabat Moskow, termasuk Presiden Vladimir Putin, tidak berencana menghadiri pertemuan pertama Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Februari di Washington, Amerika Serikat.
"Tidak ada seorang pun dari Kremlin yang merencanakan apa pun," ujar juru bicara Presiden Rusia, Dmitry Peskov, kepada media Rusia, RTVI, dikutip dari Sputnik, Jumat, 13 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa usulan terkait pertemuan tersebut masih dikaji oleh Kementerian Luar Negeri Rusia.
Pertemuan itu, yang pertama kali diberitakan media internasional dengan mengutip surat undangan, diproyeksikan menjadi forum tingkat pemimpin sekaligus konferensi penggalangan dana untuk rekonstruksi Jalur Gaza, di bawah inisiatif yang diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Baca Juga: DPR Ingatkan TNI ke Gaza buat Kemanusiaan, Bukan Tempur!
Kementerian Luar Negeri Rusia sebelumnya menyebut rencana perdamaian yang lebih luas tersebut sebagai perkembangan positif karena menitikberatkan pada penghentian pertumpahan darah dan penyelesaian persoalan kemanusiaan. Namun, Moskow menilai masih diperlukan langkah lanjutan untuk mengatasi akar penyebab ketidakstabilan di kawasan.
Sementara itu, layanan pers Presiden Belarusia Alexander Lukashenko juga mengonfirmasi bahwa meskipun telah menerima undangan, ia tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut.
Ilustrasi - Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa, 23 September 2025. (Foto: ANTARA/Risky Syukur/am) (Antara)
Sebelumnya, pada 22 Januari lalu, perwakilan dari 19 negara menandatangani Piagam Dewan Perdamaian di sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Board of Peace dibentuk sebagai bagian dari upaya penyelesaian damai konflik di Gaza, dan Washington menyatakan sejumlah negara tambahan telah bergabung.
Pertemuan perdana dewan ini dijadwalkan digelar di Washington dan diharapkan berlangsung di tingkat kepala negara yang diundang oleh pemerintahan Trump untuk terlibat dalam asosiasi tersebut. Penggalangan dana untuk rekonstruksi Gaza akan menjadi agenda utama dalam pertemuan itu.
Presiden Rusia Vladimir Putin. (ANTARA/Xinhua/Cao Yang/aa.) (Antara)