Ntvnews.id, Jakarta - Wali Kota Tangerang, Sachrudin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung atas peluncuran layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dengan kode bus SH2 yang resmi beroperasi.
Menurut Sachrudin, kehadiran rute baru tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas transportasi antara Jakarta dan wilayah penyangga, khususnya Kota Tangerang.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pak Gubernur atas peluncuran TransJabodetabek rute Blok M - Bandara Soekarno-Hatta ini," ucapnya saat peluncuran Transjabodetabek di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.
Sachrudin menjelaskan, Kota Tangerang memiliki jumlah penduduk sekitar 2 juta jiwa dan sebagian besar warganya beraktivitas di Jakarta. Hal ini membuat mobilitas harian antara kedua wilayah sangat tinggi, terutama pada jam kerja.
Pada siang hari, jumlah warga Tangerang di kota tersebut berkurang karena banyak yang bekerja di Jakarta. Kondisi ini menunjukkan betapa pentingnya sistem transportasi publik yang terintegrasi dan efisien.
Selain menjadi kota penyangga ibu kota, Tangerang juga merupakan jalur strategis transportasi nasional. Wilayah ini dilalui sejumlah akses utama seperti tol Jakarta–Merak, jalur menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, serta jalan nasional Jakarta–Serang yang melintasi kawasan Jalan Daan Mogot hingga Gatot Subroto.
Baca Juga: Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Beroperasi, Pramono: Tarif Rp3.500 Tiga Bulan Ini
Bus Transjabodetabek rute Blok M - Bandara Soeatta (Ntvnews.id/Adiansyah)
Baca Juga: 14 Bus Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Resmi Beroperasi, Tarif Rp3.500
Dengan posisi strategis tersebut, kepadatan lalu lintas kerap terjadi di sejumlah titik. Kehadiran Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan sekaligus memberikan pilihan transportasi publik yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Sachrudin juga menyoroti perilaku pengguna jalan saat ini yang kerap mengandalkan aplikasi navigasi digital untuk mencari jalur tercepat.
"Sekarang, ketika orang mau mengarah ke Jakarta, dia tanya 'Mbah Google' dulu. Satu titik saja macet, dia beralih ke jalur lain atau jalan tol yang lain, dan ini sangat berpengaruh sekali," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah sangat penting untuk mengatasi persoalan kemacetan di kawasan metropolitan Jakarta dan sekitarnya.
"Untuk itu, saya sangat mendukung dan mengapresiasi atas kolaborasi kerja samanya untuk mengurangi kemacetan di beberapa titik, baik di Jakarta maupun di Kota Tangerang. Terima kasih Pak Gubernur," tutupnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi mengoperasikan 14 armada bus Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta untuk mempermudah akses masyarakat menuju bandara. Peluncuran layanan transportasi massal ini dilakukan langsung oleh Pramono Anung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.
Pramono Anung dan Walkot Tangerang (NTVNews.id/Adiansyah)