Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan luas publik. Ia menyebut ada pihak yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga menghina serta meramalkan program tersebut akan gagal.
Dalam pidatonya saat meresmikan SPPG Polri di Jakarta, Jumat, 12 Februari 2026, Prabowo bahkan menginstruksikan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M. Qodari untuk mengumpulkan rekaman video yang berisi hinaan terhadap program MBG.
"Pak Qodari tolong dikumpulin ya, video klip-video klip yang meramalkan kita pasti gagal. Yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, 'MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia'. kata Prabowo.
Ia mengaku ingin menonton ulang rekaman tersebut secara rutin.
Baca Juga: Prabowo Sebut Pangan Fondasi Peradaban dan Ekonomi Nasional
"Kita mau menyelamatkan anak-anak kita dibilang menghina. Ini harus ada rekam digital ya, direkam semua. InsyaAllah kita mencapai 80 sekian juta. Aku minta biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat," tegasnya.
Prabowo juga mengungkapkan keheranannya karena program MBG justru menuai ejekan sejak pertama kali diperkenalkan, termasuk dari kalangan akademisi.
"Waktu saya meluncurkan program ini, saya diejek, saya dijelek-jelekkan, saya dituduh macam-macam. Saya juga tidak mengerti," kata Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto (tiga kanan) saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 13 Februari 2026. ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden (Youtube Sekretariat Presiden)
"Bahkan yang banyak mengejek adalah orang-orang yang terdidik, profesor-profesor terkenal mengejek dan menghina saya. Dan mereka meramalkan proyek ini pasti gagal," sambungnya.
Selain itu, ia juga menanggapi tudingan bahwa program MBG dianggap sebagai pemborosan anggaran negara dan bagian dari kampanye politik.
Baca Juga: Prabowo Sebut Pangan Fondasi Peradaban dan Ekonomi Nasional
"Program ini menghambur-hamburkan uang. Operasi ini, kampanye ini, menjelek-jelekkan Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat," ucapnya.
Meski memahami adanya rasa dengki dan kritik, Prabowo mengaku hinaan terhadap program MBG tetap membuatnya merasa sedih.
"Sungguh-sungguh menyedihkan bagi saya," ujarnya.
Prabowo Subianto di SPPG Polri (NTVnews)