A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'name' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 457

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 457
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 42
Function: meta

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'id' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 458

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 458
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 42
Function: meta

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'name' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 491

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 491
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 53
Function: author

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'name' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 457

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 457
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 71
Function: meta

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'id' of non-object

Filename: libraries/Article_lib.php

Line Number: 458

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/Article_lib.php
Line: 458
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 71
Function: meta

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'name' of non-object

Filename: controllers/Read.php

Line Number: 91

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 91
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property 'id' of non-object

Filename: controllers/Read.php

Line Number: 92

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 92
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Ribuan Warga Palestina “Lenyap Menguap" Akibat Senjata Termal Israel di Gaza - Ntvnews.id

Ribuan Warga Palestina “Lenyap Menguap" Akibat Senjata Termal Israel di Gaza

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Feb 2026, 01:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Kota Gaza, Palestina. Kota Gaza, Palestina. (Dok.Antara)

Ntvnews.id, Gaza - Laporan investigasi khusus Al Jazeera, media internasional berbasis di Qatar, mengungkap bahwa ribuan warga Palestina dilaporkan “lenyap” akibat penggunaan senjata oleh militer Israel di Jalur Gaza sejak pecahnya perang pada Oktober 2023.

Fenomena hilangnya ribuan warga tersebut dikaitkan dengan dugaan penggunaan senjata bersuhu tinggi oleh Israel, yang disebut-sebut mampu menguapkan jaringan tubuh manusia tanpa meninggalkan jejak fisik yang utuh.

Investigasi itu, seperti dilaporkan Al Jazeera dan dikutip Anadolu Agency, Sabtu, 14 Februari 2026, dimuat dalam laporan khusus bertajuk "The Rest of the Story” yang ditayangkan pada Senin, 9 Februari 2026 waktu setempat.

Dalam laporan yang merujuk pada data tim pertahanan sipil Gaza sejak awal konflik Oktober 2023, Al Jazeera menyebut sedikitnya 2.842 warga Palestina dikategorikan sebagai “evaporated” atau “menguap”, dengan sisa yang ditemukan hanya berupa percikan darah atau fragmen kecil daging.

Baca JugaModernisasi Sektor Industri Primer, Lebih dari 390 Ribu Pelanggan Manfaatkan Program Electrifying Agriculture dan Marine PLN Hingga 2025

Menurut Al Jazeera, angka tersebut diperoleh dari dokumentasi langsung di lapangan di Jalur Gaza, bukan hasil estimasi.

Juru bicara otoritas pertahanan sipil Gaza, Mahmoud Bassal, menjelaskan kepada Al Jazeera bahwa timnya menerapkan “metode eliminasi” di lokasi serangan, yakni dengan membandingkan jumlah orang yang diketahui berada di dalam bangunan dengan jumlah jenazah yang ditemukan setelah serangan.

Warga Palestina berjalan melewati puing-puing bangunan yang hancur setelah kembali ke Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, pada 12 Oktober 2025. Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada hari Jumat. ANTARA/Xinhua/Rizek Ab <b>(Antara)</b> Warga Palestina berjalan melewati puing-puing bangunan yang hancur setelah kembali ke Khan Younis, di Jalur Gaza selatan, pada 12 Oktober 2025. Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada hari Jumat. ANTARA/Xinhua/Rizek Ab (Antara)

"Jika sebuah keluarga memberi tahu kami bahwa ada lima orang di dalam, dan kami hanya menemukan tiga mayat utuh, kami menganggap dua sisanya sebagai 'menguap' hanya setelah pencarian menyeluruh tidak menghasilkan apa pun selain jejak biologis -- percikan darah di dinding atau fragmen kecil seperi kulit kepala," jelasnya.

Salah satu warga Palestina, Yasmin Mahani, juga menceritakan bahwa ia tidak menemukan jasad putranya, Saad, meski telah melakukan pencarian intensif di reruntuhan sekolah al-Tabin di Gaza City yang hancur akibat serangan Israel pada 10 Agustus 2024.

"Saya masuk ke dalam masjid dan mendapati diri saya menginjak daging dan darah," tutur Mahani kepada Al Jazzera Arabic.

x|close