Ntvnews.id, Jakarta - Beredar unggahan di Facebook yang menyebut pemerintah akan menarik tabung gas elpiji 3 kilogram dari peredaran mulai awal Ramadhan 2026.
Dalam narasi tersebut disebutkan bahwa keputusan itu diambil dalam rapat kabinet oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Unggahan itu juga mengklaim tabung gas hijau bersubsidi akan diganti dengan tabung berwarna merah, kuning, kelabu, merah muda, dan biru.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“INPO PENTING
Demi keselamatan masing-masing. Bagi yang menggunakan kompor gas mungkin bisa menyampai kan kepada keluarga kita di rumah. Karna langka nya tabung gas. Tabung gas elpiji 3 kg resmi di tarik dari peredaran awal bulan puasa tahun 2026 ini. Dalam rapat kabinet menko perekonomian. Akhir nya di putus kan menarik tabung gas warna hijau. Penarikan akan segera di laksanakan segera mungkin. Mengingat dampak nya langsung berhubung dengan masyarakat dan pemerintah akan menggantikan tabung gas hijau dengan beberapa warna alternatif seperti
Merah kuning kelabu merah muda dan biru. Alasan nya adalah warna hijau sering meletus dan membuat hati ku sangat kacau. Maka pemerintah menghimbau untuk tabung gas yang tersisa harap pegang erat erat”
Lantas, benarkah LPG 3 kilogram ditarik mulai Ramadhan 2026?
Baca Juga: Bareskrim Tangkap Sindikat Pengoplos Gas LPG di Sidoarjo, Bikin Rugi Negara Rp7,9 M
Unggahan yang menarasikan LPG 3 kg ditarik mulai Ramadhan 2026. Faktanya, unggahan tersebut mengandung unsur satire atau parodi yang dapat dikenali dari penggunaan kalimat bernada bercanda dan disusun menyerupai lirik lagu anak-anak. (Facebook) (Antara)
Baca Juga: Pertamina Usul Beli LPG 3 Kg Cuma Bisa 10 Tabung Per Bulan
Hasil penelusuran menunjukkan informasi tersebut tidak benar. Unggahan yang beredar mengandung unsur satire atau parodi. Hal ini dapat dikenali dari gaya bahasa bercanda serta susunan kalimat yang menyerupai lirik lagu anak-anak.
Tidak ditemukan pernyataan resmi dari pemerintah mengenai penarikan LPG 3 kilogram menjelang Ramadhan 2026.
Sebaliknya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa ketersediaan LPG maupun bahan bakar minyak dalam kondisi aman dan mencukupi hingga periode Ramadhan dan Idulfitri.
"Baik LPG maupun BBM, saya sampaikan (kepada Presiden, red.) semuanya terkendali dan cukup batas minimum daripada stok nasional," kata Bahlil.
Dengan demikian, klaim bahwa LPG 3 kilogram ditarik dari peredaran pada awal Ramadhan 2026 tidak berdasar dan merupakan hoaks.
Masyarakat diimbau untuk lebih cermat memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya agar tidak ikut memperluas penyebaran kabar yang menyesatkan.
(Sumber: Antara)
Arsip - Ketersediaan LPG 3 Kg di Jambi (ANTARA/HO/Humas Pertamina Patra Niaga) (Antara)