Vatikan Tolak Gabung Board of Peace

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Feb 2026, 13:27
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Paus Leo XIV Paus Leo XIV (Reuters)

Ntvnews.id, VatikanPaus Leo XIV dikabarkan menolak undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk bergabung dalam inisiatif yang disebut “Board of Peace” atau Dewan Perdamaian. Hal tersebut disampaikan oleh pejabat senior Vatikan.

Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, mengatakan kepada awak media pada Selasa, 17 Februari 2026 bahwa Paus memiliki sejumlah keberatan terhadap gagasan tersebut sehingga memutuskan tidak ambil bagian.

“Untuk kami, ada beberapa persoalan krusial yang perlu diselesaikan,” ujarnya dikutip dari laman The Independent, Rabu, 18 Februari 2026.

“Salah satu kekhawatirannya adalah bahwa pada tingkat internasional, seharusnya Perserikatan Bangsa-Bangsa yang terutama menangani situasi krisis seperti ini. Ini adalah salah satu poin yang terus kami tekankan," tambahnya.

Baca Juga: Hamas Desak Board of Peace Tekan Israel Hentikan Keberingasan di Gaza

Trump sebelumnya mengundang sejumlah pemimpin dunia untuk duduk dalam dewan tersebut. Awalnya, badan ini dirancang untuk mengawasi pelaksanaan gencatan senjata di Gaza serta mengoordinasikan rekonstruksi wilayah itu pascakonflik antara Hamas dan Israel.

Namun, cakupan peran dewan itu kemudian diperluas. Trump menyebut forum tersebut dapat berfungsi menangani berbagai konflik global. Sejumlah pihak menilai langkah ini sebagai upaya membentuk forum multilateral alternatif di luar Perserikatan Bangsa-Bangsa

(PBB), lembaga yang kerap ia kritik karena dianggap tidak efektif.

Kardinal Parolin sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa Paus menerima undangan tersebut dari Trump. Pada Januari lalu, ia menyatakan, “Paus telah menerima undangan itu, dan kami sedang mempertimbangkan apa yang harus dilakukan; kami tengah mempelajarinya.”

Ia juga menambahkan kala itu bahwa undangan untuk bergabung “memerlukan waktu untuk dijawab” serta menegaskan bahwa permintaan tersebut “bukan untuk berpartisipasi secara finansial” karena “kami tidak berada dalam posisi untuk melakukannya”.

Baca Juga: Bertemu Menlu Sugiono, Sekjen PBB Dukung Peran Indonesia di Board of Peace

Trump mengklaim bahwa Board of Peace telah menghimpun komitmen dana lebih dari US$5 miliar untuk membantu pembangunan kembali Gaza. Meski demikian, komposisi anggota dewan memicu kekhawatiran. Sejumlah negara Eropa mengaku terkejut atas undangan yang diberikan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang memimpin operasi militer di Ukraina sejak Februari 2022.

Negara-negara Arab juga menyampaikan keberatan atas keterlibatan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengingat perang di Gaza yang dilaporkan menewaskan sekitar 72.000 warga Palestina.

Sorotan turut tertuju pada peran mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, yang termasuk nama pertama yang diumumkan Trump terkait inisiatif tersebut. Blair disebut-sebut akan masuk dalam jajaran eksekutif pendiri dewan, meski masih menuai kritik lama terkait keterlibatan Inggris dalam perang Irak.

x|close