Ntvnews.id, Jakarta - Ribuan umat Muslim memadati pelaksanaan Shalat Tarawih malam pertama Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Azhar
Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara, menyampaikan bahwa jumlah jamaah pada malam awal Ramadhan memang biasanya meningkat, terlebih kondisi cuaca mendukung.
"Di hari pertama biasanya apalagi cerah seperti ini, kami bisa prediksi sekitar 2.000 sampai 2.500 jamaah di sini masuk ke ruang utama," kata Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara kepada wartawan di Jakarta.
Menurut Tatang, pengelola telah menyiapkan ruang utama sebagai lokasi pelaksanaan shalat. Namun apabila jumlah jamaah melebihi kapasitas, pihaknya sudah menyiapkan aula dengan daya tampung yang setara sebagai alternatif.
Ia berharap seluruh fasilitas yang disediakan dapat memberikan kenyamanan sehingga jamaah dapat beribadah dengan khusyuk. "Maka di awal ini atau di malam pertama di tarawih kita kali ini, Alhamdulillah panitia sudah mempersiapkan jauh-jauh hari," katanya.
Selain memastikan kesiapan tempat ibadah, pengelola juga menaruh perhatian pada aspek administrasi, manajemen, serta perawatan sarana dan prasarana demi mendukung kemakmuran umat. Selama Ramadhan tahun ini, Masjid Al-Azhar menyiapkan 800 kotak takjil setiap hari bagi jamaah yang berbuka puasa di area masjid.
Berbagai kegiatan juga digelar untuk menyemarakkan bulan suci, mulai dari pelatihan pemulasaraan jenazah, lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), lomba adzan dan hafalan surat pendek, hingga kuliah Subuh setiap Sabtu dan Ahad. Selain itu tersedia layanan kesehatan gratis, bazar Ramadhan, kegiatan Tarhib Ramadhan, serta kajian i’tikaf pada 10 malam terakhir.
Sebelumnya, Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat pada Selasa, 17 Februari 2026 dan menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi jatuh pada Kamis, 19 Februari.
(Sumber: Antara)
Suasana hari pertama Shalat Tarawih di malam 1 Ramadhan 1447 Hijriah di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026. (Antara)