Ntvnews.id, Washington - Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan penyesalan atas keputusan Takhta Suci atau Vatikan yang tidak ikut serta dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) untuk Gaza.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyampaikan hal tersebut dalam pengarahan kepada media, Rabu, 18 Februari 2026. Sebelumnya, pada Selasa, 17 Februari 2026, Sekretaris Negara Takhta Suci Kardinal Pietro Parolin menyatakan bahwa Vatikan tidak akan bergabung dalam Dewan Perdamaian dan berpandangan krisis global seharusnya diselesaikan melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Saya pikir sangat disayangkan [bahwa Vatikan tidak ikut serta]," kata Leavitt dalam sebuah pengarahan.
Baca Juga: Vatikan Tolak Gabung Board of Peace
"Saya rasa perdamaian seharusnya tidak bersifat partisan, politis, atau kontroversial," imbuhnya.
Ia menegaskan pemerintahan Presiden Donald Trump berharap seluruh negara yang telah diundang dapat bergabung dalam Dewan Perdamaian tersebut.
Pertemuan perdana Dewan Perdamaian yang dibentuk atas inisiatif Presiden Trump dijadwalkan berlangsung di Washington pada Kamis, 19 Februari 2026.
Sebelumnya, pada Januari 2026, Presiden Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dan mengundang sekitar 50 negara untuk berpartisipasi dalam forum tersebut.
Baca Juga: Vatikan Tolak Bergabung dengan Board of Peace Bikinan Trump, Tegaskan Hal Ini
(Sumber: Antara)
Foto dokumentasi 9 Oktober 2023 ini memperlihatkan Gedung Putih di Washington, D.C., Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Liu Jie (Antara)