Profil Iman Brotoseno, Dirut TVRI yang Mengundurkan Diri

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Feb 2026, 16:40
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Dirut LPP TVRI Iman Brotoseno. (YouTube) Dirut LPP TVRI Iman Brotoseno. (YouTube)

Ntvnews.id, Jakarta - Iman Brotoseno resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai Direktur Utama TVRI. Kabar tersebut diketahui melalui rekaman rapat internal yang digelar via aplikasi Zoom dan beredar di kalangan wartawan.

Dalam rekaman yang dilihat pada Senin 23 Februari 2026, Iman Brotoseno menyampaikan keputusannya dengan nada emosional. Ia mengaku tidak mudah mengambil langkah tersebut karena memiliki kedekatan batin dengan lembaga penyiaran publik itu.

“Saya dengan berat hati harus mengambil keputusan ini. Saya dua hari menangis, bapak-ibu, jadi terlalu berat karena TVRI sudah jadi bagian dari keluarga besar saya,” ujar Iman dalam pernyataannya.

Ia menegaskan, keputusan mundur diambil setelah melalui pertimbangan matang. Hingga kini, belum ada keterangan resmi lanjutan terkait pengganti atau mekanisme penunjukan pelaksana tugas Dirut TVRI.

- Profil Iman Brotoseno

Dirut LPP TVRI Iman Brotoseno. (YouTube) Dirut LPP TVRI Iman Brotoseno. (YouTube)

Iman Brotoseno lahir pada 21 Januari 1968, ia dikenal sebagai jurnalis dan pembuat film dokumenter serta baru saja mengundurkan diri sebagai Direktur Utama TVRI.

Ia memulai karier sebagai wartawan dan kemudian aktif memproduksi berbagai film dokumenter bertema sosial, politik, dan sejarah.

Baca Juga: Dirut TVRI Iman Brotoseno Tiba-tiba Mengundurkan Diri

Namanya semakin dikenal publik ketika dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama TVRI pada 2020. Penunjukan tersebut dilakukan oleh Dewan Pengawas TVRI dalam masa transisi kepemimpinan lembaga penyiaran publik itu.

Selama memimpin TVRI, Iman Brotoseno mendorong transformasi digital dan pembaruan konten agar lebih relevan dengan generasi muda. Ia juga berupaya memperkuat citra TVRI sebagai lembaga penyiaran publik yang independen dan modern.

Namun, masa jabatannya juga diwarnai sejumlah dinamika internal serta sorotan publik terkait kebijakan manajerial dan arah pemberitaan.

x|close