Korps Marinir Siapkan Materi Khusus Untuk Pelatihan Komcad ASN

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Feb 2026, 15:31
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sejumlah siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengikuti Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan Komcad SPPI Batch-3 Tahun 2025 di Lapangan Brigif Cimahi, Jawa Barat, Sabtu 12 Juli 2025. Sebanyak 30.018 siswa dari sejumlah unsur warga negara dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) SPPI Batch-3 Tahun 2025 yang kemudian disiapkan untuk menjalankan tugas sebagai Kepala Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Strategis Makan Bergizi Gratis di berbagai kecamatan dan kabupaten di seluruh Indonesia. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/tom. (ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA) Sejumlah siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengikuti Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan Komcad SPPI Batch-3 Tahun 2025 di Lapangan Brigif Cimahi, Jawa Barat, Sabtu 12 Juli 2025. Sebanyak 30.018 siswa dari sejumlah unsur warga negara dinyatakan lulus dan ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) SPPI Batch-3 Tahun 2025 yang kemudian disiapkan untuk menjalankan tugas sebagai Kepala Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Strategis Makan Bergizi Gratis di berbagai kecamatan dan kabupaten di seluruh Indonesia. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/tom. (ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - 

Korps Marinir TNI Angkatan Laut menyiapkan materi khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan mengikuti pelatihan komponen cadangan (komcad) di Pasmar I. Pembekalan tersebut dirancang untuk memberikan nilai tambah khas Korps Marinir kepada peserta dari unsur sipil.

"Pembekalan khusus dari Marinir TNI AL, tentu ada nilai tambah yang menjadi ciri khas Korps Marinir," kata Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026.

Rana menjelaskan sejumlah materi yang akan diberikan mencakup penanaman karakter disiplin tinggi dan loyalitas, pembentukan mental pantang menyerah serta adaptif terhadap tekanan, dasar-dasar survival dan ketahanan lapangan, hingga penguatan soliditas tim atau esprit de corps.

Menurut dia, pemahaman tentang soliditas tim tetap relevan meskipun para peserta berasal dari latar belakang ASN.

Baca Juga: ASN Peserta Komcad Wajib Lolos Seleksi Ketat Sebelum Jadi Komcad

"Kami juga memberikan pengetahuan tentang penanaman nilai kehormatan dan tanggung jawab sebagai bagian dari komponen cadangan pertahanan negara," jelas Rana.

Selain materi, Korps Marinir juga menyiapkan dukungan fasilitas secara maksimal, mulai dari lapangan latihan, barak, ruang kelas, hingga tenaga medis guna memastikan pelatihan berjalan optimal.

Meski menggunakan standar latihan Marinir, pola pelatihan akan disesuaikan dengan karakter peserta yang berasal dari kalangan sipil.

"Akan ada penyesuaian pada aspek kenyamanan dan keamanan, mengingat peserta berasal dari unsur sipil," jelas Rana.

Ia berharap seluruh materi dan fasilitas yang disiapkan dapat menunjang proses pelatihan komcad ASN sehingga berlangsung efektif dan memberikan hasil maksimal.

Baca Juga: Kemhan: 2.000 ASN Akan Ikuti Pelatihan Komcad di 5 Lokasi Milik TNI

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan menyampaikan sebanyak 2.000 ASN akan mengikuti pelatihan komcad gelombang pertama di lima lokasi pendidikan TNI.

"Pelaksanaan pelatihan gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan, antara lain di Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada ANTARA di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.

Rico menyebut para ASN akan mendapatkan pelatihan dasar kemiliteran, baik secara praktik maupun teori.

Pelaksanaan gelombang pertama dijadwalkan dimulai pada April 2026 dengan durasi sekitar satu setengah bulan.

Kemhan juga menetapkan kuota total 4.000 ASN bagi kementerian dan lembaga yang ingin mengikutsertakan pegawainya dalam program komcad.

Setelah gelombang pertama yang diikuti 2.000 ASN, gelombang kedua dengan jumlah serupa direncanakan berlangsung pada pertengahan 2026.

(Sumber: Antara)

x|close