Trump Perkirakan Operasi Militer AS Terhadap Iran Bisa Berlangsung Selama 4 Pekan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 13:31
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Anadolu/as/am. Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Anadolu/as/am. (Antara)

Ntvnews.id, New York - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa operasi militer AS terhadap Iran diperkirakan akan berlangsung selama empat pekan atau bahkan lebih singkat.

"Prosesnya selalu memakan waktu empat pekan. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat pekan. Prosesnya selalu sekitar empat pekan, jadi sekuat apa pun negara ini, akan memakan waktu empat pekan atau kurang," ujar Trump dalam wawancara dengan surat kabar Daily Mail, Minggu, 1 Maret 2026 waktu AS.

Trump menambahkan bahwa kemungkinan akan ada korban jiwa baru di kalangan militer AS selama pelaksanaan operasi terhadap Iran.

Presiden AS itu juga menyebutkan bahwa Iran ingin memulai perundingan setelah operasi AS, seraya menegaskan bahwa Teheran "seharusnya berbicara pekan lalu, bukan pekan ini."

Baca Juga: Trump Klaim Tenggelamkan 9 Kapal Perang Iran

Pada Sabtu, 29 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melakukan serangkaian serangan terhadap beberapa target di wilayah Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan laporan terkait kerusakan dan korban sipil.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: 3 Tentara AS Tewas Akibat Serangan Iran, Trump: Amerika Akan Balas Kematian Mereka

(Sumber: Antara) 

x|close