Luhut Kenang Keteladanan Try Sutrisno Saat Jabat KSAD

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 14:18
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan saat ditemui di rumah Try Sutrisno di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 2 Maret 2026. (ANTARA/Walda Marison) Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan saat ditemui di rumah Try Sutrisno di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 2 Maret 2026. (ANTARA/Walda Marison) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengenang sosok Wakil Presiden Ke-6 RI Try Sutrisno saat masih menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Luhut, yang ditemui di rumah duka di Menteng, Jakarta Pusat, Senin, menceritakan bahwa Try Sutrisno pernah datang langsung saat pembentukan Satuan Den-81 Kopassus, salah satu pasukan elite di jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat

.

Ia juga mengenang momen ketika Try Sutrisno meninjau latihan perang yang dilakukannya bersama pasukan Inggris di pegunungan.

“Latihan bersama dengan Inggris, beliau jadi KSAD. Ya, beliau naik gunung. Ya itu, keteladanan. Beliau bintang 4 masih mau naik gunung,” kata Luhut.

Baca Juga: Luhut Bantah Isu Tekanan Asing dalam Evaluasi IUP Tambang Emas Martabe

Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan jiwa patriotisme dan nasionalisme yang tinggi dari Try Sutrisno dalam menjalankan tugas sebagai KSAD.

Nilai ketangguhan, kejujuran, dan patriotisme itu, lanjut Luhut, perlu diwariskan kepada generasi muda penerus bangsa.

“Ketangguhan, kejujuran, patriotisme. Saya kira itu yang harus diwarisi oleh generasi muda,” ujarnya.

Baca Juga: Menaker Yassierli Sampaikan Dukacita Atas Wafatnya Wapres Ke-6 Try Sutrisno

Sebelumnya,  wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Informasi wafatnya disampaikan melalui pesan atas nama keluarga dan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), serta dibenarkan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Jenazah almarhum dimandikan di RSPAD Gatot Soebroto sebelum dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.

(Sumber: Antara)

x|close