Penganiaya ART di Sunter Tak Diborgol, Duduk Satu Meja dengan Polisi Jadi Sorotan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Mar 2026, 16:33
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Penganiaya ART di Sunter Tak Diborgol, Duduk Satu Meja dengan Polisi Penganiaya ART di Sunter Tak Diborgol, Duduk Satu Meja dengan Polisi (Akun IG: manangsoebeti_official)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang asisten rumah tangga (ART) di kawasan Sunter Agung, Jakarta Utara, viral di media sosial pada Senin, 2 Maret 2026. Pelaku diduga merupakan majikan korban.

Dalam rekaman yang beredar, tampak seorang perempuan yang diduga sebagai korban mengalami kekerasan fisik di dalam rumah. Pelaku terlihat memukul dan menendang korban. Bahkan, lebih dari satu orang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Salah satu terduga pelaku juga terekam menggunakan benda menyerupai ikat pinggang untuk memukul korban. Sepanjang kejadian, korban terlihat tidak berdaya dan tidak melakukan perlawanan, sementara pelaku sempat berbicara kepada korban di sela-sela tindakan kekerasan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Manang Soebeti | Pak Bray (@manangsoebeti_official)

Menanggapi kasus tersebut, Kepala Polres Metro Jakarta Utara, Manang Soebeti, menyampaikan bahwa korban telah berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Viral ART Alami Penganiayaan di Sunter, Polisi Amankan Korban

“Korban ART yang dianiaya di Sunter sudah berhasil diselamatkan oleh Polres Jakut. Kita tunggu prosesnya,” tulisnya melalui unggahan di media sosial.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman, termasuk mengidentifikasi serta memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, berdasarkan informasi yang dilansir dari berbagai sumber, dalam proses penyelidikan terlihat para terduga pelaku tidak diborgol dan berada satu meja dengan aparat kepolisian. Hal ini turut menjadi sorotan publik di media sosial, sementara pihak kepolisian belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait prosedur tersebut.

x|close