Ntvnews.id, Singkawang, Kalimantan Barat - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menilai Festival Cap Go Meh 2026 di Singkawang sebagai simbol kuat persatuan dan harmoni bangsa di tengah situasi global yang sarat ketidakpastian.
Dalam sambutannya pada puncak Festival Cap Go Meh Singkawang 2026 di Singkawang pada Selasa, 3 Maret 2026, AHY menyebut kota tersebut sebagai “melting pot” atau ruang perjumpaan berbagai budaya yang merepresentasikan keberagaman Indonesia.
“Festival Cap Go Meh 2026 ini bukan hanya ekspresi tradisi dan budaya yang luhur untuk dijaga dan dirawat, tetapi juga menjadi bukti bahwa Indonesia selalu dihadapkan pada keberagaman dan kita harus menjadikannya sebagai kekuatan,” ujarnya.
Baca Juga: AHY Tinjau Infrastruktur dan Hadiri Perayaan Cap Go Meh di Singkawang
Ia menyoroti kondisi dunia yang tengah diwarnai tekanan geopolitik, termasuk konflik di Eropa dan Timur Tengah, yang berdampak pada ketidakpastian ekonomi serta stabilitas keamanan global.
Menurutnya, dampak tersebut turut dirasakan di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Karena itu, AHY mengajak seluruh elemen bangsa menjaga stabilitas nasional dan melanjutkan agenda pembangunan demi mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera pada abad ke-21.
“Kita harus berupaya sekuat tenaga agar Indonesia tetap melanjutkan semangat mewujudkan bangsa yang maju dan sejahtera di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, bersama pemerintah pusat, daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
AHY juga menilai perayaan Cap Go Meh di Singkawang mengirimkan pesan kepada dunia bahwa keberagaman dapat tumbuh dalam bingkai persatuan. Ia mengaitkannya dengan tema besar Imlek 2026, yakni “Harmoni Imlek Nusantara”, yang dinilainya selaras dengan semangat kebangsaan Indonesia.
Sebelumnya, perayaan Imlek turut digelar di Jakarta.
Namun, AHY mengaku memiliki kesan tersendiri terhadap perayaan di Singkawang karena untuk pertama kalinya ia menyaksikan langsung festival budaya tersebut.
Ia menilai komposisi masyarakat Singkawang yang terdiri atas etnis Tionghoa, Melayu, Dayak, dan suku lainnya menjadi modal sosial yang harus dirawat dalam bingkai persatuan.
Baca Juga: AHY: Harmoni Imlek Nusantara Tegaskan Indonesia Negara Majemuk
“Semoga Singkawang semakin maju dan modern, namun tetap memiliki karakter yang kuat. Kita harus terus fokus pada pembangunan bangsa dan sumber daya manusia yang berakar pada jati diri bangsa,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, AHY menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Cap Go Meh 2026 serta mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada masyarakat yang merayakan.
“Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai Le,” ucapnya.
(Sumber: Antara)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan sambutan pada puncak Festival Cap Go Meh di Singkawang, Kalbar, Selasa 3 Maret 2026. (ANTARA/Narwati) (Antara)