Aktivis Buruh Ermanto Usman Meninggal Dunia Diduga Dibunuh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Mar 2026, 13:04
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ermanto Usman Ermanto Usman (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Aktivis buruh, Ermanto Usman (65) ditemukan tewas di rumahnya di Perumahan Prima Asri Blok B4, Jalan Caman Raya, Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin dini hari, 2 Maret 2026. Ia diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas).

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar rumahnya, dengan mata lebam dan tubuh bersimbah darah. Sementara istrinya, berinisial P (60), tergeletak di lantai dengan luka serius dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Primaya Kalimalang.

Sejumlah barang berharga dilaporkan hilang dari lokasi kejadian, di antaranya gelang emas yang dikenakan korban serta dua kunci mobil. Aparat kepolisian masih mendalami apakah peristiwa tersebut murni tindak pidana curas atau terdapat motif lain di balik kematian Ermanto Usman.

Kronologi Jelang Sahur

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Info Bekasi (@infobekasi)

Peristiwa tragis itu terungkap saat anak korban merasa janggal karena sang ibu tidak membangunkannya untuk sahur seperti biasanya sekitar pukul 03.00 WIB.

Hingga menjelang imsak, tidak ada aktivitas dari kamar orang tuanya. Sekitar pukul 04.15 WIB, anak korban turun ke lantai bawah dan mendapati pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam.

Baca Juga: Viral Perempuan Minta Pemakaman Ditunda Karena Tagih Utang Rp215 Juta

Ia sempat mendengar suara rintihan dari dalam kamar. Dalam kondisi panik, ia meminta bantuan warga dan keluarga. Setelah pintu berhasil didobrak, kedua orang tuanya ditemukan dalam kondisi terluka parah.

Jenazah Ermanto Usman kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polri Kramat Jati untuk keperluan autopsi.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif.

“Masih dalam penyelidikan. Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini murni perampokan atau ada motif lain,” ujarnya.

Hingga kini, polisi terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut.

x|close