Pramono: Penanganan Banjir Jakarta Gak Sampai Sehari Sudah Normal

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 16:35
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa banjir yang terjadi di Jakarta saat hujan dengan intensitas tinggi merupakan kondisi yang sulit dihindari. Meski demikian, pemerintah DKI terus meningkatkan kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan agar dampaknya dapat segera diatasi.

Menurut Pramono, penanganan banjir di Jakarta saat ini sudah menunjukkan perbaikan signifikan. Ia menilai proses pemulihan pascabanjir kini dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

"Penanganan banjir di Jakarta dibandingin tempat-tempat lain, seperti saya, eh teman-teman lihat, yang kemarin curah hujannya tinggi sekali, hari ini nggak sampai satu hari semuanya sudah normal transportasinya," ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 9 Maret 2026.

Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah titik rawan banjir yang sebelumnya sering mengganggu aktivitas masyarakat kini sudah dapat dilalui kendaraan dalam waktu relatif singkat setelah hujan reda.

Beberapa lokasi yang sempat terdampak genangan antara lain kawasan Jalan DI Panjaitan serta Jalan Daan Mogot Kilometer 13. Menurutnya, jalur tersebut sudah kembali dapat digunakan untuk aktivitas transportasi setelah dilakukan penanganan cepat oleh petugas di lapangan.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi banjir, terutama saat curah hujan meningkat.

Ilustrasi Banjir. <b>(Dok.Antara)</b> Ilustrasi Banjir. (Dok.Antara)

Baca Juga: Longsor 4 Tewas, Pramono Perketat Sampah Masuk ke TPST Bantargebang

"Jadi memang seperti yang saya katakan, banjir pasti ada ketika curah hujan tinggi, tetapi pemerintah Jakarta sudah mempersiapkan diri untuk menangani banjir itu," terang Pramono Anung.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu malam, 7 Maret 2026, hingga Minggu pagi, 8 Maret 2026 menyebabkan banjir meluas di sejumlah kawasan ibu kota.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, jumlah wilayah yang terdampak banjir mencapai 148 rukun tetangga (RT) serta 20 ruas jalan yang tergenang air.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat banjir hanya merendam 75 RT dan 19 ruas jalan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan bahwa wilayah yang terdampak banjir meliputi beberapa area di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

“Adapun data wilayah terdampak meliputi Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur,” kata Yohan dalam keterangan resminya pada Minggu, 8 Maret 2026.

x|close