Dampak Konflik Timur Tengah, Bappisus Tegaskan Pangan hingga BBM Tercukupi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Mar 2026, 17:13
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, meminta masyarakat Indonesia untuk tidak khawatir terhadap dampak konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Menurut Aris, ketersediaan pasokan pangan maupun bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri masih dalam kondisi aman meskipun konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran terus berlangsung.

"Pada prinsipnya kan semuanya baik-baik saja kan. Ya pangan sudah tersedia semuanya. Energi, BBM juga, enggak usah khawatir ya. Semuanya udah oke kan semuanya. Tercukupi ya. Enggak ada masalah lah," kata Aris di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.

Baca Juga: Mendikti Brian Temui Prabowo di Istana, Bahas Pemanfaatan Riset untuk Ketahanan Pangan

Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Terkait lonjakan harga minyak dunia akibat konflik tersebut, Aris menyebut pemerintah telah memperhitungkan berbagai kemungkinan dampaknya.

"Dengan adanya gejolak-gejolak ya di perang ya antara Amerika, Israel, Iran itu, semuanya sudah dihitung ya. Pada prinsipnya kita enggak usah khawatirlah ya. Semuanyalah," ungkap Aris.

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto <b>(NTVnews)</b> Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aries Marsudiyanto (NTVnews)

Aris juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengumpulkan para menteri untuk membahas langkah-langkah antisipasi terhadap dampak konflik di Timur Tengah.

Ia memastikan pemerintah terus melakukan koordinasi intensif guna menjaga stabilitas nasional.

"Udah, udah diantisipasi ya. Dengan seluruh kementerian terkait ya, kemarin Pak Presiden juga sudah mengumpulkan semuanya. Kita meeting all out ya setiap saat untuk bangsa dan negara," jelas Aris.

x|close