AL IRGC Iran Ancam Hentikan Armada AS di Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mar 2026, 11:20
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan, Selasa (30/4/2029). (ANTARA/Xinhua/Ahmad Halabisaz) Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan, Selasa (30/4/2029). (ANTARA/Xinhua/Ahmad Halabisaz) (Antara)

Ntvnews.id, Teheran - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran menegaskan akan menghentikan armada Amerika Serikat dan sekutunya jika melintasi Selat Hormuz, termasuk kapal pengawal, menggunakan rudal dan kapal selam.

Pernyataan itu disampaikan Komandan AL IRGC Alireza Tangsiri melalui unggahan di media sosial X, Selasa, 10 Maret 2026. Dalam keterangannya, Tangsiri juga membantah klaim AS yang menyatakan angkatan laut mereka mengawal kapal tanker minyak melintasi jalur perairan strategis tersebut.

Baca Juga: Ketegangan AS-Iran Memanas, IRGC Klaim Rudal Hantam Kapal Tanker Amerika di Teluk

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani menekankan dalam unggahannya di X bahwa Selat Hormuz "akan menjadi selat perdamaian dan kemakmuran bagi semua pihak, atau menjadi selat kekalahan dan penderitaan bagi para penghasut perang".

Ketegangan meningkat sejak Jumat, 28 Februari 2026, ketika Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan sejumlah kota lain di Iran. Serangan itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, sejumlah komandan militer senior, serta warga sipil. Iran merespons dengan meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta aset-aset AS di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Selat Hormuz Lumpuh, Harga BBM di Berbagai Negara Naik

Dampak regional dari konflik ini memicu kekhawatiran terhadap gangguan ekspor minyak dan pasar energi global, terutama karena risiko bagi pelayaran yang melintasi Selat Hormuz.

(Sumber: Antara)

x|close