Ntvnews.id, Jakarta, 12 Maret 2026 - Sudah dua tahun berturut-turut pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan Bonus Hari Raya (BHR) untuk para mitra pengemudi ojek online (ojol).
Para pengemudi ojol pun bersyukur. Kebijakan tersebut membantu para pengemudi ojol memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Joko Setiawan, salah satu pengemudi ojol, merasa diperhatikan dengan adanya kebijakan BHR. Apalagi BHR pada tahun ini meningkat dibanding tahun lalu.
"Kami bersyukur, Pak Presiden mau melihat ke bawah mendengarkan aspirasi, mau melihat keadaan rakyat di bawahnya. Saya dapat (BHR) Rp 300 ribu. Alhamdulillah meningkat dibanding tahun sebelumnya," kata Joko saat ditemui di Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.
Baca Juga: Luncurkan Grab untuk Indonesia dalam Tiga Babak, Grab Hadirkan BPJS Gratis hingga BHR 2026
Pria berusia 40 tahun ini pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang dinilainya mau mendengarkan aspirasi para pengemudi ojol.
"Untuk Pak Prabowo, saya ucapkan terima kasih banyak atas dukungannya kepada para mitra-mitra pengemudi ojek online untuk bisa mendapatkan BHR dari aplikator," ucapnya.
Zaenal Abidin, pengemudi ojol lain yang ditemui terpisah, mengungkapkan hal senada. BHR yang diterimanya dapat dipakai membeli baju untuk anaknya.
"Saya senang, (BHR) tahun ini lebih baik. Alhamdulillah tahun ini dapat untuk tambah-tambah beli baju anak. Terima kasih Pak Presiden Prabowo yang sudah menetapkan BHR tahun ini," ujar Zaenal.
Baca Juga: Viral Info Pembagian THR Ojol di Cibubur Ternyata Hoaks, Driver Antre dari Subuh
Pengemudi ojol lain, Sandi, mengaku merasakan perubahan positif di era pemerintahan saat ini. Pria 26 tahun ini merasa semakin diperhatikan oleh pemerintah.
"Kita merasakan banyak perubahan, diperhatikan oleh pemerintah. Tahun ini lumayan, lebih baik dibanding tahun kemarin. Tahun ini ada peningkatan (BHR) saya dapatnya," katanya.
"Untuk Bapak Presiden, terima kasih sudah memperhatikan kami yang ada di jalan. Semoga Bapak sukses selalu," pungkasnya.
Sebagai informasi, pemerintah telah memastikan BHR untuk pengemudi ojol dan kurir pada Lebaran 2026. Besarannya 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih mitra pengemudi selama 12 bulan terakhir. Dibayar paling lambat H-7 Lebaran. Total penerimanya mencapai 850 ribu mitra pengemudi.
Total BHR dari aplikator naik signifikan, dari Rp 110 miliar pada 2025 menjadi Rp 220 miliar di tahun ini. Pemerintah pun meminta perusahaan aplikasi transparan dalam perhitungan besaran BHR untuk mitra pengemudi.
Seorang pengemudi ojek online menunggu penumpang di jalan ibu kota. Pemerintahan Presiden **Prabowo Subianto** kembali menetapkan kebijakan Bonus Hari Raya (BHR) bagi mitra pengemudi ojol. (Istimewa)